• Hari ini : Kamis, 18 Januari 2018

Pemuda Jangan Mudah Terpropokasi

WAWASAN KEBANGSAAF—Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Drs H Ikhsan Alhaq saat melepas Pemuda yang diberikan diklat Wawasan Kebangsaan, dan angkat diberangkatkan di Mandi Angin, Sabtu (19/11) siang. (KP/Narti)
WAWASAN KEBANGSAAF—Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Drs H Ikhsan Alhaq saat melepas Pemuda yang diberikan diklat Wawasan Kebangsaan, dan angkat diberangkatkan di Mandi Angin, Sabtu (19/11) siang. (KP/Narti)

BANJARMASIN, KP – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengingatkan para pemuda di Banjarmasin sangat layak dan penting diberikan bekal wawasan kebangsaan, supaya jangan muda terpropokasi. Karena ditangan pemudala masa depan bangsa dan negara.

Oleh karena itu pendidikan wawasan kebangsaan memiliki peran yang vital untuk mewujudkan keutuhan bangsa yang sudah pelan-pelan kini sudah mulai memudar dalam hal rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap bangsa dan Negara.

“Pudarnya rasa nasionalisme ini diakibatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat kita akan wawasan kebangsaan semakin minim,’’ungkap

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina saat memberikan sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Drs H Ikhsan Alhaq saat melepas Pemuda yang diberikan diklat Wawasan Kebangsaan, dan angkat diberangkatkan di Mandi Angin, Sabtu (19/11).

Kegiatan Diklat Wawasan Kebangsaan yang mengambil thema satukan langkah untuk negeri Pemuda Indonesia Manatap Dunia Pemuda yang Maju dan Berkharakter ini, Walikota mengatakan terlebih lagi dalam kondisi saat ini, dimana banyak masyarakat, terutama generasi muda yang sudah tidak paham lagi tentang pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, akibatnya timbul berbagai permasalahan kebangsaan di negeri ini.

Seperti yang terjadi belakangan ini, di masyarakat kerap terjadi demo, tawuran antar pelajar, demo anti pemerintahan, pembakaran bendera merah putih oleh sekelompok mahasiswa pada saat demo, pengrusakan sarana umum di jalanan, pelajar yang mengeroyok pekerja pers, pemboman di rumah ibadah, perselisihan antar kelompok masyarakat, antar golongan, antar agama, dan antar etnis, dan banyak lagi permasalahan bangsa ini yang tidak mampu sadar dengan sendirinya.

Jadi, katanya, materi Bela Negara sebagai modal dasar para generasi muda untuk membantu menjaga keutuhan wilayah  NKRI suatu saat nanti bila Negara membutuhkan. Sebagai landasan hukum yang mengatur tentang Bela Negara yaitu tercantum dalam UUD 1945 Bab X Pasal 27 Ayat (3) yang berbunyi bahwa setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya Bela Negara.

Khusus komponen masyarakat yang harus bertanggung jawab dalam melakukan  pemasyarakatan wawasan kebangsaan dengan cara sendiri yaitu misalnya melalui media massa (cetak maupun elektronik) dan pemberian pendidikan wawasan kebangsaan (lokakarya, seminar, dan lainnya).

Dan diharapkan tidak saja aplikasi yang dialogis saja tetapi harus dapat dilaksanakan dengan praktek yang sebenarnya sehingga para generasi dapat memahami dan mengerti apa yang harus dilakukan.

Kepala Kesbangpol Drs HM Kasman yang diwakili Drs H Eka Herlambangn mengatakan kegiatan pembekalan ini berjalan baik dimana para pesertanya cukup antusias dalam mengikuti pembekalan yang diberikan oleh pemateri.

Diuraikan pemberian kegiatan diklat wawasan kebangsana ini  berharap kiranya kegiatan semacam ini bukan hanya dilakukan oleh Pramuka, Pelajar dan Mahasiswa tetapi  juga dapat dilaksanakan oleh seluruh komponen masyarakat para generasi muda yang merupakan tulang punggung Negara ini, untuk menumbuhkan nilai-nilai kejuangan dan cinta tanah air.(vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua