• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Penanganan Pasca Panen Berupa Combine Harvester

COMBINE HARVESTER. (KP/Net)
COMBINE HARVESTER. (KP/Net)

Kotabaru, KP – Melalui Dinas Pertanian, Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru terus melakukan upaya nyata dalam peningkatan produksi tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai ( pajale ) .

Oleh karenanya, ditahun 2016 sekarang melalui programnya dengan pendanaan baik dari APBN maupun APBD menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk kelompok tani yang ada di Kotabaru.

Ditemui Senin, Kepala Dinas Pertanian melalui Sekretaris Distan Ani Sulistyawati mengatakan kepada wartawan bahwa, sebagaimana program tahun 2016 dalam rangka peningkatan produksi pangan pajale disalurkan bantuan Alsintan untuk penanganan pasca panen berupa combine harvester, power trhaser multi guna, konseler.

“Untuk Alsintan sudah siap buat para kelompok tani dan tinggal diambil saja di Dinas Pertanian Kotabaru. Hal ini dilakukan,  sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan produksi pertanian, dan diupayakan semaksimal mungkin dengan adanya bantuan tersebut mutu hasil masyarakat lebih baik lagi serta kedepannya hasil pemasaran bisa ditampung oleh perusahaan dan pihak lainnya.

Dan menjadi harapannya kedepan dengan adanya bantuan Alsintan yang disalurkan tersebut agar bisa lebih memacu lagi peningkatan hasil produksi yang ujung-ujungnya juga memacu pada peningkatan kesejahteraan petani yang ada di Kabupaten Kotabaru ”. Tutur Ani menjelaskan.

Salah satu kelompok tani,  Maju Makmur, dari Desa Bumi Asih Kecamatan Kelumpang Selatan penerima bantuan Alsintan, Suli Sarwono, mengatakan bahwa, pihaknya sangat berterimakasih kepada Distan Kotabaru karena sudah membantu dan mengupayakan penyaluran bantuan bagi para petani dalam peningkatan hasil produksi tanaman pangan.

“Beberapa waktu lalu di Desa kami Bumi Asih sudah melakukan panen raya padi dan hasil ubinan sekitar 6,5 ton/hektar. Sementara lahan yang dimiliki oleh kelompok tani Maju Makmur  keseluruhan kurang lebih sekitar 50 hektar”. ucap Suli.

Pihaknya sendiri memiliki target kedepannya minimal sebesar 7,5 ton/hektar dan dengan adanya bantuan dari Distan Kotabaru tentunya menjadi pemicu semangat agar hasil produksi tani akan semakin meningkat dari sebelumnya.

“Sekali lagi saya dari Maju Makmur sangat apresiasi atas upaya nyata yang dilakukan oleh Distan dalam peningkatan produksi pangan khususnya di Kabupaten Kotabaru. Dengan meningkatnya hasil pertanian, secara otomatis peningkatan kesejahteraan warga akan menjadi meningkat pula.

Terlebih lagi, hasil produksi tani dapat terpasarkan di daerah sendiri dengan baik karena sudah tidak ada lagi pasokan dari luar yang dapat mempengaruhi harga hasil tani kami “. Pungkas Suli. (and/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua