• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Pendistribusi Ilegal Gas Elpiji Diamankan Polisi

9-3-klm-45-cm-gas-ambil-bagian-atasnya-saja

Pelaihari, KP – Satuan Reskrim Polres Tanah Laut (Tala) mengamankan pendistribusi ilegal gas elpiji.

Kapolres Tala, AKBP Sentot Adi Dharmwan, Rabu (23/11) mengatakan, pendistirbusianya disalahgunakan sesuai Undang- Undang Nomor 22 tahun 2001 Tentang Migas.

Pelaku Engsiok Salim, diamankan saat berada di Jalan A Yani Simpang tiga Angsau Kecamatan Pelaihari.

Tersangka kepergok sedang membawa tabung Gas Elpiji sebanyak 180 buah isi 3 kg dengan menggunakan mobil pick-up DA 9387 LF

Menurut tersangka saat itu ada surat pengangkutan, tetapi setelah di cek Kepemerintah Pusat Minerba Dirjen Migas, ternyata surat tersebut tidak berlaku untuk pengangkutan.

Menurut Kapolres, pengangkut Elpiji ini dengan kendaraan khusus yang sudah dikeluarkan oleh Pertamina dan ada ijin khusus dari tiap Kabupaten.

“Elpiji dari tiap Kabupaten tidak boleh dijual ke Luar Kabupaten lain. Tersangka membawa gas elpiji tanpa ada surat angkut dari Kabupaten Banjar dia menjual di wilayah Tala,’’ ujarnya lagi.

Sementara kata Kapolres, masih satu orang, dan dalam pengembangan apa yang bersangkutan bermain sendiri.

Tersangka Engsiok Salim mengaku membeli gas Elpiji per tabung dengan harga Rp18.500 dijual kepasaran seharga Rp21.000.

Ia mendapat keuntungan pertabungnya sebesar Rp2.500 dalam penjualanya. Ia membeli Gas Elpiji dari Kabupaten Banjar lalu dijual ke Kabupaten Tala hingga ke Kabupaten lain. (K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua