• Hari ini : Rabu, 17 Oktober 2018

PENERIMAAN SPK UNTUK PERCEPATAN PEMBANGUNAN

PALANGKA RAYA, KP — Penegasan itu ia sampaikan saat membuka kegiatan sosialisasi Pergub 16 Tahun 2018 dan Pengelolaan Sumbangan Pihak Ketiga, di Palangka Raya, Rabu (18/7), diikuti pengusaha pertambangan, kehutanan, dan perkebunan.

Di kemukakan membangun Kalteng yang memiliki luas wilayah mencapai 1,5 kali pulau Jawa membutuhkan dana besar, “bila hanya mengandalkan APBD dan APBN sangat terbatas”, katanya. Untuk itu perlu terobosan memperoleh dana segar untuk membiayai percepatan pembangunan.

Karena itu ia berinisiatif mengumpulkan SPK dari pengusaha Kalteng dengan menerbitkan Pergub 6 Tahun 2017, dan direvisi menjadi Pergub 16 Tahun 2018.

Perubahan Pergub dimaksud setelah menerima masukan dari berbagai pihak, bahkan ada pengusaha yang sempat memprotes terangnya. Namun kini telah mendapat persetujuan Pemerintah Pusat, sumbangan sifatnya suka rela.

Sejauh ini hasil pengumpulan dana SPK berdasarkan Pergub 6 Tahun 2017 lalu telah mencapai Rp 12 milyar lebih. Dananya belum digunakan sampai tuntasnya revisi Pergub tersebut, dan telah disosialisasikan.

Gubernur berharap SPK didukung pengusaha dan investor di darah ini agar Kalteng mencapai Keberkahan sesuai visi-misinya saat kampanye lalu. Disisi lain ia minta pengusaha membayar pajak di Kalteng denganmenggunakan, sehingga bagi hasil pajak diperoleh Kalteng kian besar.

Tak hanya itu pengusaha wajib melaksanakan program CSR, dan ikut memerlihara infrastruktur jalan dan jembatan di kawasan perusahaannya. Bahkan bila hari raya keagamaan mengadakan pasar murah termasuk berbagi sembako untuk rakyat miskin.

Pasalnya bila pengusaha bisa berbagi, maka.l masyarakat sekitat justru akan menjaga kelangsungan dan keberadaan usahanya.

“Jadilah pengusaha dermawan, akan saya bantu kelancaran perijinannya” ujar Gubernur.(drt/k-8).

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua