• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Pengedar ke Pendulang Emas Diringkus

Banjarmasin, KP – Dua pelaku pengedar obat daftar `G’ antar Provinsi dibekuk anggota Buru Sergab (Buser) Polsekta Banjarmasin Utara, saat berada di kawasan Alalak Utara, tepatnya Pasar Malam RT 9 Banjarmasin Utara, Minggu malam (30/7), sekitar pukul 22.00 WITA
Dua pelaku bernama Fathur Rasid alias Uhul (27), warga Jalan Benua Anyar RT 02 Banjarmasin Timur, sedangkan pelaku Hairi Fadli (29), warga Jalan Cilik Riwut RT 16 Kelurahan Hampalit Kcamatan Kantingan Hilir Provinsi Kalimantan Tengah.

Anggota sita barang bukti obat jenis Carnophen sebanyak 51 bok atau 5.100 butir, satu buah tas ransel, dan satu buah sepeda motor Honda Scoopy dengan Nomor Polisi (Nopol) DA 6760 NI.

Terungkap kasus peredaran, dimana anggota menerima laporan dari warga, ada dua orang sangat mencurigakan.

Anggota langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki, akan tetapi ketika anggota mendekati, kedua pelaku langsung kabur.

Anggota melakukan pengejaran terhadap keduanya. Alhasil berhasil mengamankan keduanya tersebut.

Saat dilakukan pemeriksaan di dalam tasnya, ditemukan barang bukti, lalu keduanya digiring ke Mapolsekta Banjarmasin Utara.

Dari pengakuan kedua pelaku yang mengaku kakak dan adik ipar ini bahwa mereka membeli obat tersebut untuk dijual kembali kepada para pendulang emas, dengan harga Rp30 ribu perkepingnya.

“Saya membelinya dengan harga Rp17 ribu per-keping. Kami berdua bermodal patungan sebanyak Rp14 juta dan hasil keuntungannya akan dibagi dua.

Rencananya kami membawa obat tersebut menggunakan kapal Ferry, karena kalau lewat darat kami bisa tertangkap,’’ ujar pelaku.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Purbo Raharjo, membenarkan penangkapan kedua pelaku tersebut bersama barang buktinya dan keduanya akan dikenakan Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. (fik/K-4)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua