• Hari ini : Selasa, 24 April 2018

Pengunjung Perpustakaan Mengalami Peningkatan

Seminar Sehari Perpustakaan, dengan tema Ayo Membaca untuk Masa Depan
Seminar Sehari Perpustakaan, dengan tema Ayo Membaca untuk Masa Depan

Banjarmasin, KP – Buku merupakan jendela dunia. Dengan buku, masyarakat bisa menjadi pintar dan berwawasan.

Oleh karenanya, keberadaan perpustakaan di daerah, menjadi penunjang utama dalam menumbuhkan kecerdasan masyarakat.

Dengan adanya perpustakaan diharapkan, bisa menumbuhkan minat baca masyarakat terutama di Kalimantan Selatan (Kalsel) ini.

Menurut Kabid Deposit dan Pengolahan Bahan Pustaka Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Bapustasda) Kalsel, Novran, memang belum ada ukuran seberapa besar minat baca masyarakat Kalsel. Sebab, hal itu tidak ada standar khusus.

Namun, lanjut Novran, jika dilihat dari sisi perkembangan perpustakaan sudah cukup signifikan.

“Contohnya, perpustakaan yang kita bangun dari dana daerah ada 20 buah, dari kabupaten/kota sudah ada 10 buah. Paling banyak di Kotabaru ada 6 perpustakaan,’’ jelasnya, di sela seminar sehari dengan tema Ayo Membacca untuk Masa Depan di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Setdaprov Kalsel, Selasa (15/10).

Dengan meningkatnya jumlah perpustakaan, tentu saja juga meningkatkan minat baca di masing-masing daerah.

Apalagi, ujar Novran, perpustakaan di kecamatan dan juga pedesaan sudah semakin banyak. Bagi mereka yang tinggal jauh dari perkotaan bisa memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membaca.

“Ada 821 perpustakaan desa yang setiap tahunnya kita beri bantuan buku. Selain itu juga, kita ada bekerjasama dengan Korem dan Pol Air tentang perpustakaan keliling di sungai-sungai,’’ tuturnya.

Novran menyebut, jumlah kunjungan masyarakat Kalsel sudah mengalami peningkatan yang cukup memuaskan. Dia mencontohkan, di satu perpustakaan milik provinsi saja jumlah cukup signifikan.

Yaitu, dari 50 orang perhari menjadi 200 orang perhari. Itu artinya, sambung Novran, ada peningkatan yang cukup signifikan.

Baik itu pengunjung dari sekolah pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum.

“Tidak hanya dari kalangan kita, tapi ada juga dari luar negeri. Mereka rata-rata mencari bahan literatur ke perpustakaan provinsi, mahasiswa dari jawa juga banyak yang mencari bahan untuk skripsi misalnya. Kebanyakan juga mereka mencari informasi tentang budaya, adat istiadat, seni budaya dan juga sejarah,’’ cetusnya.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Humas Setdaprov Kalsel, Kurnadiansyah menginginkan, keberadaan perpustakaan dapat menarik dan meningkatkan minat baca masyarakat.

Menurutnya, bagaimanapun, membaca adalah bagian terpenting dalam menggali ilmu pengetahuan.

Dirinya berharap, melalui seminar kali ini dapat menjadi forum untuk mengembangkan perpustakaan dan dapat mengkaji informasi terkait perpustakaan secara komprehensif, terutama, dalam konteks perkembangan teknologi informasi.

Melihat manfaat dari keberadaan perpustakaan, terutama di lingkungan Setdaprov Kalsel, Biro Humas akan terus membenahi perpustakaan dengan menambah koleksi buku, terutama terkait pembangunan daerah.

“Keberadaan perpustakaan ini sangat penting, perpustakaan menjadi tempat pusat informasi, pengembangan pengetahuan, dan kajian ilmiah. Untuk itu, nantinya akan ditambah koleksi buku di perpustakaan yang dikelola Biro Humas, terutama terkait dengan pembangunan daerah,’’ imbuhnya. (mns/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua