• Hari ini : Kamis, 26 April 2018

Penyelaman Tanam Terumbu Karang

9-4-klm-8-cm-gabung-foto12-upl

Batulicin, KP –Pihak Direktorat Polisi Peraiaran (Dit Palair) Polda Kalsel dan Sat Polair Polres Tanah Bumbu, tak rela pantai yang kotor, kurang rerindangan serta laut yang rusak.

Dari itu pula, anggota Polair, melakukan penyelaman tanam terumbu karang, penanaman ratusan bibit pohon trembesi dan bersih-bersih di kawasan Pantai Angsana, kemarin.

Dari keterangan, kegiatan itu berkaitan pula dalam rangka HUT Polairud ke-66.

Kegiatan dihadiri Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Kus Subiantoro dan Camat Angsana, Erianto Rais. Semua mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Direktur Polair Polda Kalsel, Kombes Pol Gatot Wahyudi mengungkapkan, selain penanaman pohon, pihaknya juga melakukan penanaman terumbu karang di pantai Angsana. “Bibit terumbu karang ditebar di dasar laut. Ada 100 terumbu karang yang kita tanam di laut untuk melestarikannya agar wisatawan terus datang ke Angsana,’’ katanya.

Sedangkan Kasat Polair Polres Tanah Bumbu, AKP Parman mengatakan, penanaman pohon di kawasan sekitar pantai untuk penghijauan agar pantai lebih teduh dan lestari. “Kami juga bersih-bersih pantai dengan memunguti sampah-sampah dan ratik pohon di pantai,’’ kata Parman.

Sedangkan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Kus Subiyantoro, yang saat itu turut hadir melakukan penyelaman.
Ia begitu antusias meletakkan terumbu karang di dasar laut bersama anggota.

“Kalau ada alat tangkap ikan yang dilarang, nelayan kami tangkap karena itu tidak boleh dilakukan,’’ jelasnya.

Keindahan terumbu karang yang banyak terdapat di perairan laut Pantai Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu patut dijaga kelestariannya.
Berbagai instansi dan elemen masyarakat pun peduli ekosistem yang berada di dasar laut ini.

Petugas koordinator transplantasi terumbu karang dari Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (Ipkani) DPC Tanah Bumbu, Eko Priyo Raharjo mendukung kegiatan Polair tersebut.

“Patut diacungi jempol Polair, upaya melestarikan terumbu karang bersama-sama masyarakat. Jaya selalu Polair,’’ ucapnya.

Terumbu karang adalah ekosistem bawah laut yang terdiri dari sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalisum karbonat, semacam batu kapur. Ekosistem ini menjadi habitat hidup berbagai satwa laut.

Pada tahun lalu, jajaran Polair juga telah melakukan aksi serupa dan menanam 1.000 batang bibit mangrove di Pantai Setarap, Kecamatan Satui.

Pantai Setarap, Satui merupakan salah satu tempat setrategis untuk dilakukan penanaman pohon tersebut, pasalnya pantai tersebut masih minim, sehingga bisa menyebabkan pantai abrasi.

Selain penghijauan di bibir pantai Setarap, Satui, jajaran Polair juga melakukan kegiatan bakti sosial dengan membersihkan kawasan wisata di Pantai Angsana, Kecamatan Angsana. (K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua