• Hari ini : Sabtu, 21 Juli 2018

Penyelesaian TBP Terkendala Cuaca dan Jalan

PEKERJA – Ketika melakukan pemasangan paping block di areal Tanjung Bersinar Park Tabalong. (KP/Rosadi)
PEKERJA – Ketika melakukan pemasangan paping block di areal Tanjung Bersinar Park Tabalong. (KP/Rosadi)

Tanjung, KP – Pekerjaan penyelesaian Tanjung Bersinar Park (TBP) Kabupaten Tabalong sempat terkendala dengan cuaca hujan dan adanya perbaikan jalan raya, sehingga pembangunan yang menelan biaya puluhan milyar rupiah ini sempat terhenti.

Hal itu, diungkapkan Kontraktor Corporate Social Responsibility (CSR)  PT Adaro Indonesia Fauzi, kepada KP saat ditemui di lapangan, Rabu (10/8) di Tanjung.

Menurut Fauzi, diyakini bahwa target penyelesaian sesuai dengan item yang dikerjakan akan selesai tepat waktu, “kami yakin dengan waktu yang tersisa akan cukup untuk menyelesaikan target yang tinggal beberapa bulan ini, sebab batas waktu kita untuk menyelesaikan hingga Nopember 2016 nanti,” ujarnya hari itu.

“Ada kendala untuk pelaksanaan kegiatan pembangunan adalah cuaca yang sempat beberapa hari hujan sehingga sulit untuk membawa material masuk lokasi, selain itu juga perbaikan jalan A Yani depan lokasi yang meminta kami untuk tidak melakukan angkutan untuk pengurukan,” terang Fauzi.

Lebih lanjut fauzi menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan pengorukan yang sempat tertunda beberapa waktu sebelumnya, “saat ini kita telah memasukan tanah dengan menanam rumput yang kita ambil langsung dari Banjarbaru, kita yakin akan target akan tercapai sesuai dengan item yang kita kerjakan yakni membangun pos jaga dan toilet, pengurukan dan penanam rumput,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau Persampahan pada Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Tabalong Ir Iriadi MT, menjelaskan terkait pembangunan TBP bahwa memang rencananya penyelesaian pembangunan TBP ini selesai pada bulan Nopember 2016 mendatang, dan sekaligus termasuk proyek yang akan di resmikan dalam rangka peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-51 mendatang, “rencananya memang akan diresmikan saat hari jadi Kabupaten Tabalong Desember 2016 mendatang, harus selesai, dari pantauan kami saat ini mereka sedang menyelesaikan pekerjaan yang akan selesai Akhir Nopember mendatang, selanjutnya selama 6 bulan akan ada masa pemeliharaan dengan kemungkinan bisa dilakuan pembenahan hal yang perlu dibenahi itu kewajiban mereka,” jelasnya.

“Dalam proyek tersebut ada dua penyandang dana yakni pemerintah melalui dana APBN dan APBD dan perusahaan melalui dana CSR, dengan item pekerjaan yang juga telah ditentukan pula. Di sana nantinya akan ada mainan anak, pohon peneduh yang juga akan mengandung nilai edukatif yakni penanaman pohon khas daerah sesuai dengan permintaan bupati, serta beberapa fasilitas lainnya,” sebut Iriadi.

Dijelaskan Iriadi, Undang Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 tentang penataan ruang mensyaratkan ruang terbuka hijau pada wilayah kota paling sedikit 30 persen dari luas wilayah kota, “ini membawa konsekuensi setiap lahan yang kita tempati, idealnya minimal 70 persen digunakan untuk bangunan dan 30 persen untuk lahan hijau. Contoh ada kita punya rumah seluas 100 meterpersegi, maka 30 persen harus dijadikan lahan hijau, baik berupa taman dan lahan tanam tumbuh lainnya,” terangnya.

“Mengatur penantaan kota, itulah yang menjadi tugas pemerintah untuk menjadikan kota yang hijau, dengan melakukan pembuatan taman, ruang terbuka hijau dan sejenisnya. Tahapan yang harus dilakukan oleh pemerintah pertahun di target 15 persen untuk melakukan penghijauan secara bertahap karena anggaran yang harus diserap cukup besar, untuk TBP Tanjung ini memiliki luas lebih kurang 3 hektar pesegi,” demikian pungkas Kabid) Ruang Terbuka Hijau, Persampahan pada Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Tabalong Iriadi. (ros/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua