Perbanyak Sholat Sunat Jangan Ikuti Paham Sesat

ditulis pada 12 Oktober 2017

KIRI – Camat LAS beserta masyarakat.

Barabai, KP -Ketua Nahdatul Ulama Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)  KH Nawawi Hasan mengajak kaum Muslimin di Banua Murakata agar tidak mengikuti paham sesat yang mengakibatkan keluar dari paham ahlu sinah wal jamaah.

“Waspada dan jangan terpengaruh dengan ajaran yang mengajarkan pengikutnya tidak sholat lima waktu” tegas ulama kharismatik asal Kota Apam ini saat memberikan tausiah pada kegiatan Subuh Keliling (Suling)  bersama Wabup HST beserta jajaran di Mesjid At Taqwa Desa Sei Rangas kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten HST.

Menurut KH Nawawi Hasan tokoh yang mengajarkan paham sesat tak segan menggunakan ilmu kesaktian atau ilmu hitam yang bersekutu dengan jin atau setan dalm upaya mempengaruhi orang lain agar menjadi pengikut,  termasuk bisa terbang,  bisa menghilang, dll yang mudah membuat orang awam takjub sehingga goyang keimanannya.

Padahal kalau cuma bisa terbang burung juga terbang, menghilang juga dikarenakan pandangan mata orang awam yang ditutupi jin,” katanya.

KH Nawawi Hasan mengajak kaum muslimin agar memperkuat keimanan dengan menuntut ilmu secara benar kepada guru agama yang bernar-benar berilmu dan solih.

Senada dengan KH Nawawi,  Wabup HST H A Chairansyah meminta masyarakat Bumi Murakata agar tidak mudah terpengaruh dengan paham keagamaan radikal yang mengajarkan kekerasan sehingga tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kedamaian dan kasih sayang.

“Kembangkan dan semaikan semangat toleransi saling hormat dan menghargai, jangan sampai mudah menyalahkan paham dan keyakinan orang lain,” ujarnya.

Sedangkan tokoh masyarakat HST H Thamrin menyatakan bahwa kegiatan subuh keliling membawa pesan untuk syiar sholat subuh berjamaah, selain sholat lima waktu juga, sholat tahajut, sholat dhuha, silaturrahmi, tausiah agama dan bersedekah.

“Kegiatan suling mulai dilaksanakan tahun 2010. Sempat terhenti dan atas arahan Bupati HST agar suling kembali dilaksanakan, Alhamdulillah pada tahun 2017 ini sudah dilaksanakan di 60 mesjid,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan denga makan bersama dan setelah itu dilanjukan dengan tanya jawab antara Wabup HST H A Chairansyah dan masyarakat, Sandri salah satu warga meminta kepada pemkab HST agar bisa mengupayakan turunnya harga pupu, obat somprot dan sebagainya. (adv/ary/K-6)

 

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.