• Hari ini : Jumat, 25 Mei 2018
  • 28 C

Perlombaan Unik, Batabuk Baulah Galangan

Pambakal Sungai Batang bersama Camat dan Babinkamtibmas di lokasi lomba batabuk galangan.

Martapura, KP – Desa Sungai Batang Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar atau tepatnya di daerah yang diberi nama oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Alam Roh 8 menggelar perlombaan unik.

Perlombaan itu dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72, Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-67 dan Hari Jadi Kabupaten Banjar ke-67.

Perlombaan yang dilaksanakan, Sabtu (19/8), itu menyajikan berbagai perlombaan dengan tempat di pahumaan atau sawah.

Beberapa diantaranya adalah tarik tambang ibu-ibu dan anak-anak dan berenang. Yang paling menarik dan cukup unik adalah lomba batabuk baulah galangan.

Dalam lomba ini, sebanyak 17 peserta berlomba membuat galangan atau lubang besar.

“Lubang yang ditinggalkan nantinya digunakan untuk keperluan lain,’’ beber Kepala Desa Sungai Batang, Muhammad Aspi.

Dikatakannya, lubang hasil galian peserta sebanyak 17 buah akan ditanami pepohonan. Sehingga bermanfaat untuk kekerasan tanah.

“Lubang itu juga dijadikan tanggul untuk menahan banjir. Dan juga bisa ditanami pepohonan seperti mangga atau jeruk. Sehingga perlombaan kita ada maknanya, tidak sekedar perlombaan aja,’’ tuturnya.

Selain itu juga, Aspi menyebut penanaman pohon tersebut merupakan sumbangsih penduduk Sungai Batang dalam rangka mensukseskan program revolusi hijau gubernur.

Terlebih, menurutnya, gubernur seringkali datang ke tempat tersebut.

“Sebagaimana pesan beliau kalau masyarakat mau menang biarpun satu Batang pohon itu akan berguna bagi masyarakat lain. Nah inilah peran kami mendukung program tersebut. Masa tempat yang sering dikunjungi beliau tidak hijau. Biarpun nantinya cuma 17 Batang sudah lumayan ada manfaat buat masyarakat luas,’’ ungkapnya.

Aspi menyebutkan selama ini kawasan tersebut cukup sering terkena banjir. Sehingga perlu adanya upaya melakukan pencegahan. Salah satunya adalah dengan membuat kanal atau lubang.

“Sangat diperlukan lubang-lubang atau kanal mencegah banjir dan juga kekeringan. Makanya hasil lomba ini nantinya bisa digunakan menjadi kanal menahan banjir dan kekeringan. Insya Allah tahun depan dilanjutkan lagi sehingga kanalnya semakin panjang dan lebih bermanfaat lagi,’’ harapnya.(mns/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua