• Hari ini : Kamis, 26 April 2018

Permintaan Hewan Kurban Turun 10 Persen

Hewan Kurban. (KP/Net)
Hewan Kurban. (KP/Net)

Kotabaru, KP – Permintaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, diprediksi turun hingga 10 persen.

“Menurut sejumlah pedagang besar, mereka rata-rata mengurangi stok hewan kurban terutama sapi, hingga lebih 10 persen dari persediaan tahun lalu,” kata Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kotabaru drh Sidiq Adisusilo di Kotabaru, Rabu.

Sebelumnya Dinas Peternakan Kotabaru melakukan pemantauan dan pencatatan persediaan hewan kurban di sejumlah pedagang besar yang biasa mendatangkan sapi dari luar pulau.

Menurut pengakuan para pedagang, turunnya permintaan hewan kurban karena melemahnya pertumbuhan ekonomi pascapenutupan beberapa perusahaan tambang batu bara di Kotabaru dan sekitarnya.

Selain itu tingginya harga hewan kurban juga menjadi penyebab turunya permintaan sapi, biasanya harga ukuran sedang berkisar Rp10 juta kini naik menjadi Rp13 juta-Rp18 juta per ekor.

Satu pedagang yang biasanya menyetok sapi di atas 40 ekor, kini dikurangi hingga tersisa 15 ekor sapi.

Sidiq menjelaskan, persediaan hewan kurban baik yang disiapkan oleh pedagang besar dan peternak lokal untuk kali ini sekitar 500 ekor sapi, dan 100 ekor kambing, dan kerbau sekitar 100 ekor. Dan Jumlah tersebut lebih bersar dari persediaan pada Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah.

Pengurus Masjid Istiqomah Kotabaru Suhiwan menuturkan, hingga saat ini panitia ibadah kurban Masjid Istiqomah belum menerima sapi dari perusahaan, selain menerima sapi dari kelompok masyarakat umum.

“Biasanya beberapa hari menjelang Idul Adha panitia sudah menerima beberapa ekor sapi dari beberapa perusahaan di Kotabaru, namun hingga hari ini belum ada perusahaan yang datang untuk menyerahkan hewan kurban,” terangnya.

Ketua Takmir Masjid Istiqomah Kotabaru Abdul Samad menerangkan, mungkin secara umum permintaan hewan kurban turun, tetapi untuk jumlah ekor sapi yang diserahkan masyarakat ke panitia kurban Masjid Istiqomah naik dari tahun sebelumnya.

“Saat ini sudah ada 14 ekor sapi dari kelompok masyarakat, tetapi belum ada dari perusahaan,” terang dia.

Pengurus masjid di Semayap H Muhidin mengemukakan, musholah di tempat tinggalnya hingga saat ini belum bisa memastikan apakah akan memotong hewan kurban, karena belum ada masuyarakat yang menyerahkan hewan kurban. (net/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua