• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Petani Sayur Berhasil Berkat YDBA

Panen Mentimun – Keberhasilan panen sayuran Mentimun adalah salah satu bimbingan dari Yayasan Darma Bhakti Astra ( YDBA) dikabupaten Tapin terhadapap para petani.(KP/Arffin)

Banjarmasin, KP – Seperti yang terjadi dibanyak daerah pertanian di Indonesia, pertanian di Tapin pada awalnya terbentur masalah penjualan hasil pertaniannya setiap panen.

Kondisi yang memaksa mereka menjual hasil pertanian mereka kepada tengkulak dengan sangat murah, dan ini sangat merugikan mereka. Belum lagi masalah supplay yang terjadi karena saluran pemasaran yang belum jelas.

Oleh karena itu Yayasan Darma Bhakti Astra ( YDBA) dengan bekerja sama dengan Group Astra Heavy Equipment Mining, Construction and energy ( AHEMCE), yang terdiri dari PT United Tractor Tbk, PT Pamapersada Nusantara, PT Kalimantan Prima Persada. Siap mengenbangkan Tapin dengan sektor unggulannya yakni Haltikultura.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus YDBA Henry C. Widjaja pada peringatan HUT ke 38 di desa Shabah Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin, Selasa (10/7).

“Tapin dan sekitarnya sangat memiliki potensi pasar yang sangat baik,” katanya.

Dijelaskannya pula sektor unggulan Hortikultura melibatkan puluhan para petani Tapin yang tersebar di sejumlah desa kabupaten tersebut seperti di Desa Shabah, desa Harapan Masa, Desa Pampain, Desa Pakutik, Desa Simpang Empat, Desa Sungai Salai Hiril dan sejumlah desa lainnya.

“Untuk petaninya berjumlah 21 orang dimana mereka mengembangkan antara lain seperti bawang merah, sayur mayur, jagung , kedelai, cabai dan pala wija,” tambah Henry.

Salah seorang UMKM Arbani mengatkan keinginan usahanya agar maju selalu menjadi impiannya berdasarkan dan mengikuti berbagai program sektor unggulan melalui YDBA dirinya berhasil menaikan usaha miliknya.

“ Berbagai program yang saya ikuti akhirnya membuat saya berhasil menjadi petani sayuran,” katanya

Usaha yayasan tersebut bukan saja dibidang pertanian, tetapi juga ada bidang perbengkelan seperti Bengkel Kumandange Adzan Pitu (KAP) dari Jombang, Jawa Timur yang berhasil mengembangkan usahanya.

Sementara dibidang kerajinan terbaik, Dharma Setya Artshop UMKM yang dirintis oleh Hj. Robiah ini bergerak di bidang kerajinan, khususnya kerajinan khas Lombok.

“Saat ini usaha saya sangat berkembang dan mulai dikenal tidak haya di Pulau Lombok saja namun keluar daerah,” ucapnya (fin/K-7)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua