• Hari ini : Jumat, 22 Juni 2018

Pilihan Jangan Dipengaruhi Sembako

Gerak Jalan Sehat KPU Katingan berhadiah, sekaligus Launching maskot pilkada Katingan.

PALANGKA RAYA, KP – Pilkada 2018 yang tak lama lagi akan berlansung merupakan arena pesta demokrasi memilih pemimpin daerah, diharapkan tidak dipengaruhi politik sembako.

Hal itu ditegaskan oleh Anggota Bawaslu Pusat Rahmad Subagja kepada pers, di Palangka Raya Jum’at (27/10) usai memberikan pembekalan bagi Panwaslu dan masyarakat terkait sosialiasasi kesiapan Bawaslu mengahadapi Pilkada serentak 2018. Dikatakan, hal sering mencuat saat Pilkada kami temukan politik sembako.

Dijelaskan banyak dalih para peserta atau kandidat membagi-bagi sembako untuk menarik minat pemilih memilih sesuai pemberian sembako dimaksud. Tapi hal itu menurutnya jangan sampai mempengaruhi pemilih, pilih sesuai hati nurani, pintanya.

Ia juga mengungkapkan salah satu alasan mengapa dengan membagi sembako, sebab sembako sering dikamuflase dengan zakat, dan kemiskinan yang dikaitkan dengan daya beli masyarakat.

Semua alasan itu ditegaskan tak benarkan, dan pihaknya akan menilai hal itu. Membagi sembako dengan pola serangan fajar menjelang hari

H penjoblosan itu dari mana sumber uangnya. Nanti bila terpilih akan diperhitungkan dari APBD, ini jelas berhadapan dengan KPK imbuhnya.

Terkait pengawasan  ia berharap semua lapisan masyarakat bisa melakukan pengawasan, pasalnya petugas yang ada tidak akan cukup mumpuni. Demikian pula panwas dari parpol harus berperan, baik saat kampanye, masa tenang, saat penjoblosan maupun saat perhitungan suara.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi mengungkapkan sejauh ini pembentukan Panswas Tingkat Kecamatan telah tuntas. Hanya saja operasionalnya kegiatannya agak terlambat.

Keterlambatan disebabkan lambatnya hibah dana yang diperlukan untuk itu. Namun proses penandatanganan hibah beberapa waktu lalu telah tuntas. Sehingga ke depannya Panwascam bisa segera melaksanakan tugasnya.

Ajak

Sementara, Bupati Katingan Sakariyas SE mengajak kepada masyarakatnya untuk berperan aktif dalam pelaksanaan Pemilu Kepala Daerh (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Katingan serentak pada tahun 2018 mendatang.

Ajakan ini didiungkapkannya saat dirinya menyampaikan sambutannya pada jalan sehat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Katingan, Minggu (29/10) kemaren, di lapangan sepak bola Gagah Lurus – Kasongan.

Menurutnya  Gerak Jalan Sehat sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat Katingan bahwa, begitu pentingnya Pilkada itu sendiri, makanya cara seperti ini sangat tepat momennya untuk mensosialisasikan tahapan-tahapan Pilkada dan sejumlah persyaratan bagi masyarakat yang memiliki hak pilihnya untuk memilih di Pilkada nanti.

Salah satu diantara persyaratan terpenting untuk memilih nanti adalah memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang dibuat oleh Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.

“Artinya, bagi yang belum melakukan perekaman, agar melakukannya di Dinas Dukcapil setempat, sehingga hak pilihnya tidak akan hilang,’’ harap mantan pimpinan Bank Kalteng cabang Kasongan ini.

Terkait dengan pelaksanaan digelarnya  jalan sehat ini, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dan diri pribadi, dirinya menyambut baik.

Karena, gelar jalan sehat sadar Pilkada serentak ini merupakan momen penting sebagai langkah awal menuju tahapan-tahapan berikutnya demi suksesnya pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wabup tahun 2018 di bumi Penyang Hinje Simpei ini.

“Semoga Pilkada yang akan kita laksanakan di tahun 2018 nanti tetap dalam keadaan aman, lancar dan sukses serta bermartabat seperti di tahun-tahun yang lalu,’’ doa orang nomor satu di Kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini.

Hadir pada acara yang memakan waktu sekitar 3,5 jam tersebut, selain ketua DPRD Kabupaten Katingan, Ignatius Mantir L Nussa, Kapolres Katingan AKBP Ivan Adityas Mantir L Nussa dan sejumlah Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD) lainnya itu, juga dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai organisasi parpol dan masyarakat setempat. (Isn/drt/K-8).

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua