• Hari ini : Sabtu, 21 Juli 2018

PKK Banjarmasin Gelar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat

PEMBERDAYAAN DAMAS--Walikota Banjarmasin Ibnu Sina saat menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat dan menyemangati “Banjarmasin Bisa, Banjarmasin Barasih Wan Nyaman” dengan menghadirikan nara sumber Drs. Madyan, M.Si (Kepala BKBPMP Kota Banjarmasin) dengan materi “Posyandu dan Evaluasi Dasawisma” juga Hayati, S.IP dengan materi “Konsep dan Strategi PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat). (KP/Istimewa)
PEMBERDAYAAN DAMAS–Walikota Banjarmasin Ibnu Sina saat
menyelenggarakan pemberdayaan masyarakat dan menyemangati “Banjarmasin
Bisa, Banjarmasin Barasih Wan Nyaman” dengan menghadirikan nara sumber
Drs. Madyan, M.Si (Kepala BKBPMP Kota Banjarmasin) dengan materi
“Posyandu dan Evaluasi Dasawisma” juga Hayati, S.IP dengan materi
“Konsep dan Strategi PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis
Masyarakat). (KP/Istimewa)

Banjarmasin, KP –  TP PKK Kota Banjarmasin menyelenggarakan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DAMAS) TP PKK Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai Pemko Banjarmasin, Jumat (11/11) sebagai refleksi peran utama  yang menggambarkan mitra Pemerintah untuk mengajak warga dalam segenap upaya pembangunan yang dilaksanakan.

Kemudian,  saat ini Kota Banjarmasin dihadapkan pada ancaman terhadap  generasi muda berkaitan dengan kejahatan narkoba, kekerasan terhadap anak dan perempuan dan kondisi pernikahan usia dini yang cukup tinggi.

Hal ini terkait tingginya kelahiran anak-anak kelompok ibu usia 15-19 tahun.  Bahkan dalam rangka pemberdayaan ini sudah semestinya untuk menggerakkan diri kita dan mengajak jajaran pengurus di segala tingkatan sampai ujung tombaknya yaitu Dasawisma.

Khusus mengacu pada 10 program pokok PKK, tugas-tugas pemberdayaan yang dibebankan kepada TP PKK sedemikian luas. TP PKK Kota Banjarmasin mengapresiasi segala dukungan, arahan dari segenap SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam bersama-sama mengupayakan pemberdayaan masyarakat yang sebaik-baiknya.

Walikota Ibnu Sina dalam  menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, semoga menghasilkan sesuatu yang berarti untuk  eksistensi lembaga PKK Kota Banjarmasin.

Bahkan, katanya, agar seluruh kader-kader PKK yang berhadir dan yang berada dimasyarakat dapat mengikuti arahan dan program-program sehingga menjadi mitra sejajar bagi Pemerintah Kota Banjarmasin dalam melaksanakan seluruh kegiatan pembangunan di Kota Banjarmasin.

Kegiatan bermanfaat itu diantaranya, harus bisa memberikan perhatian lebih dari sudut pandang keluarga. Yaitu dari aspek pendidikan, aspek kesehatan seperti Posyandu, Penanganan gizi buruk, Penanganan penyakit menular, dan yang paling serius adalah Penyalahgunaan narkoba.

Jadi ibu-ibu bisa menjadi pendeteksi dini/pendeteksi awal apabila anak-anak terlibat narkoba. Ibu, ayah dan keluarga adalah ujung tombak pendeteksi dini terhadap seluruh penyimpangan dan penyakit sosial di masyarakat, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba.

Khusus terkait Banjarmasin Barasih Wan Nyaman, ini penting untuk disosialisasikan ke masyarakat. Bukan karena penghargaan atau Adipura. Tetapi idealnya seharusnya lingkungan kita bersih dan nyaman.

“Kepada ibu-ibu himbauan kebersihan ini menjadi sangat ditekankan sekali karena Pemerintah Kota Banjarmasin sampai Kelurahan, Kecamatan, RT dan RW  terus digalakkan bersama terkait kebersihan.

Ibu-Ibu di Kecamatan dan Kelurahan agar menggerakkan masyarakatnya peduli terhadap masalah kebersihan ini. Sehingga Banjarmasin Barasih itu betul-betul menjadi wujud dalam kehidupan kita”, ujar Ibnu Sina.(vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua