• Hari ini : Kamis, 19 Juli 2018

PKK Gelar Gerakan Cuci Tangan Bersama Murid SDN Kuin Utara 5 Banjarmasin

CUCI TANGAN - Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr Siti Wasilah didampingi Wakil Ketua TP PKK Hj Siti Fatimah Hermansyah saat melakukan pencanangan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan memperagakan CTPS yang benar bersama undangan dan murid SDN Kuin 5 Banjarmasin. (Istimewa)
CUCI TANGAN – Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr Siti Wasilah didampingi Wakil Ketua TP PKK Hj Siti Fatimah Hermansyah saat melakukan pencanangan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan memperagakan CTPS yang benar bersama undangan dan murid SDN Kuin 5 Banjarmasin. (Istimewa)

Banjarmasin, KP – Tim Penggerak PKK bekerjasama dengan jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan menyelenggarakan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun di SDN Kuin Utara 5 Banjarmasin, pekan lalu.

Hadir acara tersebut Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr Siti Wasilah MSi, Med, dan Hj Siti Fatimah, Danramil Kecamatan Banjarmasin Utara, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Supriani, Kepala Cabang PT Tempo Banjarmasin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto MPd, Camat Banjarmasin Utara Apiluddin Noor SSos MAP, Kepala Sekolah SDN Kuin Utara 5 dan para guru beserta murid-murid SDN Kuin Utara 5.

Dipilihnya SD sebagai lokasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) karena anak sekolah merupakan aset pembangunan masa depan, perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. Sekolah merupakan tempat pembelajaran, jika tidak dikelola dengan baik dapat terjadi penularan penyakit.

Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran, juga dapat menjadi tempat dengan potensi ancaman penularan penyakit. Disamping itu usia sekolah merupakan masa rawan terserang bebrbagi penyakit.

Munculnya berbagai penyakit yang menyerang anak usia sekolah, umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Oleh karena itu menanamkan nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak untuk menjaga dan melindungi anak sekolah.
Kegiatan yang mengusung tema “Jadikan Cuci Tangan Pakai Sabun Kebiasaan Sehari-hari Sejak Usia Dini’’ ini, bertujuan menciptakan kebiasaan hidup sehat yang berkesinambungan di kalangan anak sekolah dan masyarakat Kota Banjarmasin pada umumnya akan pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun dalam kehidupan sehari-hari hingga menjadi suatu perilaku keseharian masyarakat, sehingga angka kematian anak-anak dapat diturunkan.

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dr Siti Wasilah MSi, Med menyampaikan bahwa Cuci Tangan Pakai Sabun merupakan salah satu indikator PHBS. Cuci tangan juga perilaku hidup sehat yang sudah diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil. Dengan demikian, pola hidup bersih dan sehat tertanam kuat pada diri pribadi anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Namun perilaku sehat ini masih belum menjadi budaya masyarakat kita dan masih dilakukan sekedarnya.

Cuci tangan dengan air saja tidak cukup, mencuci tangan pakai sabun dapat mencegah penyakit yang menyebabkan kesakitan jutaan anak-anak dan atau kematian setiap tahunnya. Cuci tangan pakai sabun juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) target ke-6 yaitu menjamin air bersih dan sanitasi untuk semua.

“Saya mengajak, menghimbau dan mengharapkan kegiatan ini bukan hanya kita anggap sebagai seremoni belaka, tapi makna yang lebih adalah kita biasakan perilaku hidup sehat dengan membiasakan/ membudayakan Cuci Tangan Pakai Sabun  demi mewujudkan Banjarmasin Sehat,’’ ujar Siti Wasilah.

Pada kesempatan ini Ketua TP PKK  Kota Banjarmasin didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin membuka secara resmi pencanangan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dan memperagakan CTPS yang benar bersama undangan.(vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua