• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

PKK Kalsel Dituntut Lebih Perankan Masyarakat

BANTUAN – TP PKK Kalsel ketika memberikan bantuan kepada masyarakat. (Net)
BANTUAN – TP PKK Kalsel ketika memberikan bantuan kepada masyarakat. (Net)

Banjarmasin, KP – Pengurus Tim Penggerak PKK Kalsel yang dinahkodai Raudatul Jannah atau istri Gubernur Kalsel dituntut lebih memerankan masyarakat. Sebab, peran serta masyarakat sangat diperlukan guna seksesi program kesejahteraan.

Gerakan PKK sejatinya merupakan gerakan untuk membangun kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan keluarga dengan melakukan bimbingan, pembinaan dan pemberdayaan.

”Tim penggerak PKK dalam menjalankan program-programnya tidak dapat bekerja sendiri, selain harus terus meningkatkan peran serta masyarakat PKK juga diharapkan terus membina hubungan kerja dengan pemerintah daerah,” kata Sahbirin Noor usah membuka
Rapat konsultasi (Rakon) TP PKK 2016 dengan tema kita sukseskan prioritas program kerja PKK dengan Paradigma Baru untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera yang bertempat di Aula Graha Abdi Persada, Banjarmasin, Senin, (25/7).

Menurut pria yang kerap disapa Paman Birin ini, komunikasi yang baik antara Pemerintah Daerah dan Tim Penggerak PKK dapat menghasilkan informasi-informasi akurat, terkini, dan aktual mengenai kondisi masyarakat maupun lingkungan di daerah masing-masing.

”Dengan demikian gerakan PKK dapat menyusun dan menjalankan program-program unggulan yang inovatif dan tepat sasaran. hal ini penting karena setiap anggota tim pkk harus mengetahui kondisi sosial yang ada di lingkunganya mulai dari potensi daerah , wabah penyakit, hingga potensi bencana yang ada di daerah masing- masing,” katanya.

Orang nomor satu di Bumi Antasari ini menjelaskan, jika dilihat gerakan revolusi mental yang dicita-citakan oleh presiden Joko Widodo memiliki tiga nilai penting yaitu egritas, kerja keras dan gotong royong.

”Nilai-nilai ini harus kita terapkan mulai dari pendidikan, birokrasi hingga ke seluruh lapisan masyarakat, jadi sesungguhnya sangat relevan jika nilai revolusi mental ditanamkan dalam gerakan PKK, nilai revlolusi mentall yang ditanamkan pada keluarga akan menghasilkan masyarakat yang inovatif, mandiri, berdaya saing, berkarakter dan bertanggung jawab,” cetusnya.

Sementara itu, ?Hj Raudatul Jannah mengatakan, Rakon ini sangat strategis untuk memantapkan program dan kegiatan gerakan PKK. Selain dijadikan forum untuk melakukan evaluasi, Rakon ini juga dijadikan untuk melakukan koordinasi dan perencanaan terhadap program yang akan dilaksanakan pada tahun ini.
”Beberapa hal mendasar yang perlu dibahas adalah pentingnya program-program kerja unggulan yang selaras dengan 10 program PKK. Selain itu program-program tersebut dapat memberdayakan keluarga di daaerah masing-masing,” tuturnya.

Dikatakannya, jika PKK melalui program pokoknya berhasil memotori pemberdayaan dan ketahanan keluarga, maka ketahanan masyarakat juga akan tercapai. Hal ini penting karena kualitas sebuah keluarga akan menentukan keberhasilan jalannya penyelenggaraan pemerintah.

”Diharapkan PKK harus terus berinovasi, kita harus peka terhadap dinamika yang terjadi di tengah masyarakat untuk itulah gerakan PKK juga harus bersifat fleksibel, harus cepat kita menyesuaikan keadaan dan permasalahan yang dihadapi,” ucapnya. (mns/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua