• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

PLN Resmi Listriki Desa Ayah di Kabupaten Tabalong

Bupati Kabupaten Tabalong, H Anang Syakhfiani, secara resmi menyalakan listrik di Desa Ayah di wilayahnya, Rabu (26/10).
Bupati Kabupaten Tabalong, H Anang Syakhfiani, secara resmi menyalakan listrik di Desa Ayah di wilayahnya, Rabu (26/10).

Tabalong, KP – Bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-71 yang jatuh tepat pada tanggal 27 Oktober 2016, PLN kembali memberi kado istimewa kepada masyarakat.

Setelah dua hari sebelumnya, menyalakan tiga desa di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, PLN kembali menyalakan Desa Ayah Kampung Baru, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Provinssi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu (26/10).

Desa Ayah yang mempunyai penduduk lebih dari 50 Kepala Keluarga (KK) ini, telah menanti aliran listrik selama lebih dari 25 tahun.

Keberhasilan menyelesaikan pembangunan jaringan listrik desa ini, merupakan sebuah prestasi kerja nyata PLN, yang sejalan dengan tema HLN tahun ini, yaitu “Kerja Nyata Terangi Negeri”.

Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, menyampaikan terima kasih kepada PLN, karena berkat kerja kerasnya pembangunan listrik desa berhasil diselesaikan, sehingga masyarakat Desa Ayah mendapatkan anugerah tak terhingga, berupa masuknya aliran listrik yang telah puluhan tahun diimpikan.

“Dengan masuknya aliran listrik dari PLN, saya sangat yakin perekonomian desa akan cepat berkembang pesat. Saya berharap, masyarakat juga dapat memanfaatkan listrik untuk kegiatan produktif, sehingga secara langsung akan meningkatkan perekonomian rumah tangga dan desanya,’’ ujarnya.

Menurut General Manager PLN Wilayah Kalselteng, Purnomo, PLN telah menggelontorkan investasi lebih dari 1 miliar untuk membangun jaringan listrik sepanjang 2.8 Kilo Meter Sirkuit (KMS), Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 1.4 kms, Trafo 3 phase 50 kilo Volt Ampere (kVA) sebanyak 2 buah dan Trafo 3 phase 25 kVA sebanyak 3 buah.

“Pada tahap pertama ini, secara resmi akan kita nyalakan sebanyak 40 KK, dan akan terus bertambah seiring dibukanya permohonan penyambungan baru oleh PLN,’’ ujarnya.

Lebih lanjut Purnomo mengajak, semua masyarakat untuk bersama-sama menjaga kehandalan suplai listrik dengan cara melaporkan potensi pohon yang akan menyentuh jaringan, sehingga petugas PLN akan memangkasnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat, untuk melaksanakan budaya hemat listrik demi kepentingan bersama.

“Budaya hemat listrik membawa manfaat positif bagi diri kita, orang lain dan lingkungan. Selain akan meringankan tagihan listrik, menghemat listrik berarti menpersiapkan kehidupan yang lebih baik untuk anak cucu kita di masa depan,’’ pungkasnya.

Ke depan, Purnomo juga memohon, dukungan sepenuhnya dari Pemkab Tabalong, khususnya untuk kelancaran proses penyelesaian pembangunan tower transmisi 150 kilo Volt (kV) dari Gardu Induk (GI) Buntok ke GI Tanjung untuk menyalurkan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai 155 megawatt (MW). (rel/K-2)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua