• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Polisi Dor Raja Maling

DITEMBAK - Pelaku Suriadi Aji yang ditembak usai diberi perawatan di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, dan dilihat  Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga Sik MSi, Jum’at (12/8). (KP/Asuradi)
DITEMBAK – Pelaku Suriadi Aji yang ditembak usai diberi perawatan di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, dan dilihat Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga Sik MSi, Jum’at (12/8). (KP/Asuradi)

BUNTOK, KP -Suriadi Aji (44) yang setahun belakangan sering membuat resah warga kecamatan Dusun Hilir, Jenamas dan Karau Kuala akhirnya {{didor]} karena saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan terhadap petugas.

Pelaku yang merupakan warga jalan Tugu desa Hanayang Utara Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan itu dikenal sebagai raja maling.

Pasalnya, sekitar setahun saja sejak tahun 2015 lalu telah melakukan aksi pencurian dan kekerasan hingga 17 kali di tiga kecamatan berada di pinggiran Das Barito tersebut.

Pelaku dilumpuhkan oleh tim gabungan buser Polres Barito Selatan, Polsek Jenamas, Karau Kuala dan Polsek Dusun Hilir saat berada di rumah lanting dusun Simpang Pelu kecamatan Dusun Hilir, Jum’at (12/8) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

“Dari data yang masuk, pelaku diduga telah melakukan pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Barsel dengan 17 TKP mulai dari tahun 2015 lalu,’’ beber Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga Sik MSi kepada {{KP]}, Jum’at (12/8) sore.

Dari tangan tersangka rinci Kapolres, pihaknya mengamankan beberapa barang bukti diantaranya 10 gram gelang emas, 12 handphone berbagai merk, satu unit speedboat 40 PK serta peralatan untuk melakukan pencurian dan pembongkaran rumah saat melakukan aksi.

“Pelaku kita tembak di kaki dan saat ini telah kita amankan di Polres Barsel berikut sejumlah barang bukti,’’ kata Kapolres sembari menambahkan apakah pelaku beraksi sendiri atau ada yang lain, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan secara intensif. (adi/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua