• Hari ini : Minggu, 27 Mei 2018
  • 28 C

Polisi Goes to School Sosialisasikan Tertib Lalin

Kasatlantas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) AKP Dana Setyana menjadi pembina upacara di SMPN 2 Amuntai mensosialisasikan tertib berlalu lintas dalam Program Police Go To School di Amuntai, Senin

Amuntai, KP – Upaya memberi pemahaman tertib berlalu lintas (lalin) di kalangan pelajar, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) gencar menjalankan program ‘Police Goes to School’.

Program itu memberi sosialisasi dan pembinaan kepada para pelajar diantara melalui kegiatan apel pagi disekolah.

Pada beberapa kesempatan Kasat Lantas atau pejabat Satlantas Polres HSU meminta kesempatan kepada pihak sekolah untuk menjadi pembina upacara dan menyampaikan sosialisasi tertib berlalu lintas.

Paling penting dalam sosialisasi itu pelajar usia sekolah dasar dan tingkat lanjutan pertama selalu diingatkan tidak mengendarai kendaraan bermotor saat ke sekolah.

Tidak hanya belum cukup umur mendapat surat-menyurat berkendara, juga karena bisa mengancam keselamatan di jalan raya.

Kasatlantas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) AKP Dana Setyana di Amuntai mengatakan tidak ada kompensasi bagi pelajar SD dan SLTP meski alasannya tempat tinggal jauh dari sekolah.

“Demi untuk keselamatan, kami larang berkendaraan bermotor ke sekolah, jika kedapatan kami tindak dan panggil orang tuanya untuk datang ke Satlantas,” ujar Dana, Saat menjadi pembina upacara di SMPN 2 Amuntai, Senin (12/2).

Dana juga mengatakan masih banyak orang tua yang terkesan mengabaikan keselamatan berlalu lintas bagi anak-anaknya dengan tetap mengizinkan anak mereka berkendara ke sekolah.

Meski diakui fasilitas bus angkutan sekolah di Kabupaten HSU belum ada, namun angkutan umum seperti taksi antar desa, ojek dan becak bisa digunakan pelajar berangkat ke sekolah.

“Alternatif bisa menggunakan sepeda akan lebih sehat dan mengasyikan,” kata Dana.

Dikatakan meski tingkat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dikalangan pelajar di Wilayah Kabupaten HSU masih rendah dibanding kabupaten/kota lain, namun upaya pencegahan terus dilakukan jajaran Satlantas Polres.

Dana kembali mengimbau para pelajar untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor karena diusia mereka belum semestinya menggunaan kendaraan bermotor dijalan raya.

Pihak Satlantas juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk turut mengawasi pelajar yang datang ke sekolah agar tidak ada lagi yang bersepeda motor.

Meski pelajar SLTA belum bisa memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) namun pihak Saltantas memberikan kelonggaran asal selama berkendara kondisi kendaraan tidak dipreteli dan mengenakan helm standar.

“Untuk pelajar SLTA masih bisa kami maklumi dan beri toleransi berkendara asalkan mentaati rambu-rambu lalu lintas dan kelengkapan kendaraan bermotor,” katanya.

Melalui sosialisasi tertib berlalu-lintas ini pihak Satlantas Polres HSU juga mengharapkan dapat menanamkan kesadaran bagi generasi muda untuk taat hukum dan peraturan sejak dini, khususnya dalam berlalu-lintas.(net/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua