• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Posbindu Libatkan Masyarakat Cegah Resiko PTM

hal-14-foto-4-25-klm-tinggi-7-cm-jpg

Martapura, KP – Dinas Kesehatan Banjar mengembangkan model pengendalian penyalit tidak menular (PTM) berbasis masyarakat dengan menggelar pelatihan Kader Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) yang dibuka Ketua TP PKK Hj Raudatul Wardiyah, Senin (28/11), di Mahligai Sultan Adam Martapura.

Peserta pelatihan Kader Posbindu PTM Angkatan I yang digelar dari 27 Nopember hingga 1 Desember 2016 ini diikuti 30 orang dari 34 Posbindu di Kabupaten Banjar, diantaranya dari Kecamatan Sungai Tabuk, Simpang Empat, Mataraman, Karang Intan, Martapura dan Martapura Timur.

Raudatul Wardiyah mengungkapkan, pelatihan ini salah satu upaya kesehatan berbasis masyarakat yang bersifat promotif dan preventif dalam rangka deteksi dini dan pemantauan faktor resiko PTM yang dilasanakan secara terpadu, rutin dan periodik.

“Masyarakat hendaknya berperan aktif dalam pengendalian PTM, sehingga beban pembangunan kesehatan berkurang dan dapat meningkatkan Usia Harapan Hidup yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sendiri,’’ tandasnya.

Kadis Kesehatan Ikhwansyah menambahkan, Posbindu PTM saat ini menjadi salah satu strategi penting pemerintah mengendalikan trend penyakit tidak menular yang semakin mengkhawatirkan.
Berdasarkan riset kesehatan dasar 2013, Indonesia berada di urutan ke-7 dengan prevalensi PTM Diabetes Melitus tertinggi di dunia, ungkapnya.

Diikuti penyakit stroke, jantung koroner, gagal jantung, gagal ginjal, kanker, penyakit paru kronik obstruktif dan cidera.

“Semoga dengan pelatihan ini bisa meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM serta upaya mengurangi jumlah maupun intensitas faktor resiko tersebut agar tidak menjadi penyakit PTM,’’ tandasnya. (wan/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua