• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Presiden Diminta Berdayakan Antasari Azhar di Aparat Hukum

PERNYATAAN SIKAP- Ketua BPD Gapensi Kalsel, H Aliansyah di hadapan ulama dan undangan, melakukan pernyataan sikap, Rabu (10/1). (KP/Narti)

BANJARMASIN, KP – Presiden Joko Widodo diminta supaya bisa memberdayakan kembali mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar yang terobosannya dalam penegakan hukum dan sepak terjangnya tak perlu diragukan lagi.

Bahkan banyak kalangan yang ingin Antasari Azhar kembali berkiprah di jajaran aparat hukum.

Salah satunya dari Ketua Galang Kemajuan Kalsel, H Aliansyah di sela kegiatan syukuran dan haul Jamak di Rumahnya, Jalan Cempaka V dan VI Banjarmasin, Rabu (10/1) siang.

“Kami meminta dan mendesak supaya pemerintah di era Presiden Joko Widodo kembali memberdayakan Antasari Azhar yang sangat berani dalam menegakkan hukum di Indonesia,’’ tegas mantan Ketua BPD Gapensi Kalsel tiga periode, H Aliansyah di hadapan para ulama dan tamu undangan.

Menurut mantan Ketua Umum Kadin ini pula bahwa sosok Antasari Azhar selain dikenal penegak hukum yang konsisiten juga berani dalam mengambil risiko menegakkan kebenaran.

Karena itulah, Antasari Azhar sangat patut dan relevan untuk diberdayakan kembali di era pemerintahan Joko Widodo yang terus melakukan penegakan hukum, termasuk pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kehadiran Antasari Azhar juga bisa mengembalikan citra pemerintah di bidang hukum terutama dalam menjalin kerjasama dengan KPK, Polri dan Kejaksaan supaya lebih kuat dan bersinergi,’’ ucap Aliansyah.

Dia juga menilai, di era pemerintahan Joko Widodo saat ini sudah cukup baik dalam pemberantasan Korupsi.

Tetapi akan lebih cepat dan terwujud jika sosok Antasari Azhar yang dikenal berani diikutsertakan kembali.

“Galang Kemajuan Kalsel mengapresiasi kerja pemerintah dan penegak hukum dengan apa yang telah dilakukan dalam pembersihan korupsi yang telah dilakukan selama ini.

Namun jika pemerintah ingin mendorong percepatan tentu saja harus dibantu seperti sosok Antasari Azhar yang terobosan dan keberaniannya tak diragukan lagi,’’ ujar tokoh masyarakat ini lagi.

Bahkan sebelum acara dimulai juga diisi dengan lantunan pembacaan ayat suci Al Quran dan Maulid Hamsy yang ditutup doa dan dipimpin KH Ahmad Zakasi dari Martapura juga diakhiri dengan foto bersama para undangan yang hadir.(vin/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua