• Hari ini : Sabtu, 21 Juli 2018

Puar Junaidi Ketua DPRD Kalsel

Plt. Ketua DPRD Kalsel, H Muhaimin, memperlihatkan surat DPP Partai Golkar, yang menunjuk H Puar Junaidi sebagai Ketua DPRD Kalsel.  (KP/Lili)
Plt. Ketua DPRD Kalsel, H Muhaimin, memperlihatkan surat DPP Partai Golkar, yang menunjuk H Puar Junaidi sebagai Ketua DPRD Kalsel. (KP/Lili)

Banjarmasin, KP – Teka teki siapa yang ditunjuk Partai Golkar menjadi Ketua DPRD Provinsi Kalsel, terjawab sudah, yaitu dengan adanya Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nomor 925/GOLKAR/2016 menunjuk H Puar Junaidi S.Sos, menggantikan Hj Noormiliyani SH, yang mengundurkan diri karena maju dalam Pilkada Kabupaten Batola.

SK DPP Partai Golkar yang menunjuk politisi senior Partai Golkar, H Puar Junaidi, sebagai Ketua DPRD Kalsel itu ditandatangani Ketua Umum, Setya Novanto dan Sekretaris Idrus Marham, tanggal 17 Desember 2016 perihal Persetujuan PAW (Pengganti Antar Waktu) Ketua DPRD Kalsel. SK dari DPP Golkar itu, juga dilampiri pengantar dari DPD Partai Golkar Kalsel. Plt Ketua DPRD Kalsel, H Muhaimin, membenarkan adanya SK DPP Partai Golkar tentang persetujuan PAW ketua DPRD Kalsel.

Mekanismenya memang demikian, lanjut Muhaimin, setelah ada penunjukan dari partai yang memang berhak untuk posisi ketua DPRD, yaitu partai pemenang Pemilu dan di Kalsel adalah Golkar. Selanjutnya, diumumkan dalam rapat paripurna, setelah itu Pemerintah Provinsi membuatkan pengantar ke Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan SK Mendagri.

Muhaimin juga mengungkapkan, DPRD Kalsel juga akan menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda pelantikan anggota DPRD periode 2016 – 2019 PAW atas nama DR H Karli Hanafi Kalianda SHMHum menggantikan keanggotaan Hj Noormiliyani SH dari daerah pemilihan Barito Kuala.

“Rapat paripurna istimewa digelar Kamis (29/12) pagi, sebelum paripurna pengambilan keputusan terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan pengumuman penunjukan ketua DPRD Kalsel dari Partai Golkar, serta pengumuman perombakan pimpinan dan keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan (AKD),’’ demikian Muhaimin.

Sementara, Puar Junaidi, yang mendapat kepercayaan menduduki posisi Ketua DPRD Kalsel, saat dihubungi masih berada di Jawa Timur, dalam rangka kunjungan kerja Komisi IV, yaitu komisi bidang pendidikan, kesehatan dan kesra, tempat dia tergabung selama ini.

Puar tidak bisa berkomentar banyak, dan mengaku sangat terkejut atas penunjukan itu. Sedangkan rekannya satu fraksi, H Supian HK yang sempat disebut-sebut sebagai calon kuat ketua dewan, saat dihubungi hanya memberikan jawaban singkat.

“Apa yang diputuskan partai, itu lah yang terbaik,’’ ujarnya singkat. Terpisah, Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel, Syarifani Sabarhan mengatakan, bahwa pihaknya merekomendasikan tiga nama ke DPP Golkar sebagai calon Ketua DPRD Kalsel, yaitu Puar Junaidi, Misri Syarkawie dan Syarifah Santiansah. “Dari tiga nama tersebut, yang disetujui DPP adalah Puar Junaidi,’’ sebutnya. (lia/K-2)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua