• Hari ini : Jumat, 19 Oktober 2018

Puluhan Sopir Taksi `Serbu’ Mapolsek

DI  MAPOLSEK - Puluhan sopir angkutan seperti taksi angkutan kota berwarna kuning dan taksi Banua menggunakan argo, ketika berada di Mapolsek Banjarmasin Utara, Senin (8/8). (KP/Andui)
DI MAPOLSEK – Puluhan sopir angkutan seperti taksi angkutan kota berwarna kuning dan taksi Banua menggunakan argo, ketika berada di Mapolsek Banjarmasin Utara, Senin (8/8). (KP/Andui)

Banjarmasin, KP – Puluhan sopir angkutan seperti taksi angkutan kota berwarna kuning dan taksi Banua menggunakan argo, `serbu (mendatangimred) Mapolsekta Banjarmasin Utara, Senin (8/8), sekitar pukul 11.00 WITA.

Mereka, mencari solusi agar bisa bersama-sama mencari nafkah di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansari Saleh Banjarmasin.
Kedatangan mereka ini bersama pihak RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, dan disambut  Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP ANdik Eko Siswanto SIK SH didamping sejumlah Kanit dan jajarannya guna menyelesaikan pemasalahan kedua belah pihak agar tak  terjadinya tindak pidana nantinya.

Dimana awal dalam pertemuan, pihak sopir taksi kuning meminta supaya taksi Banua tak ada mangkal di pakiran halaman RSUD Ansari Saleh Banjarmasin.

Akan tetapi dari sopir taksi Banua sudah mendapat izin dari pihak RSUD untuk mangkal di pakiran tersebut.

Tetapi mereka sudah mempunyai kesepakatan diantara kedua belah pihak, yaitu para sopir ini bisa bergantian keluar masuk di prakiran tersebut dengan cara dari taksi kuning bisa mangkal hanya beberapa mobil unit.

Dan taksi mengguna argo juga bisa mangkal hanya beberapa unit saja. Dalam artian satu unit keluar bisa masuk unit lainnya asalkan tak ada keributan nantinya.

Dari keterangan salah satu pewakilan sopir taksi kuning  Mansur, mereka meminta pihak RSUD Ansari Saleh Banjarmasin, mengizinkan untuk bisa mangkal di halaman parkiran.

“Kami hanya mengharapkan keadilan dari pihak RSUD tersebut, selama ini kami hanya berada di luar karena kecumburan dari kami melihat para taksi argo sering keluar masuknya pakiran itu,’’ ujarnya.
Selain itu, akan membentuk organisasi para sopir taksi kuning dan mencari para ketua untuk bisa menengahi pemasalahan ini.

Sedangkan dari Direktur PT Banua Taksi, H Rustam, menjelaskan adanya perdebatan di Aula Mapolsekta Banjarmasin Utara, menuaikan hasilnya kami tetap beroperasi di lingkungan RSUD.

“Karena kami sudah mendapat izin terlebih dulu oleh pihak RSUD dan permintaan dari pemakai jasa,’’ jelasnya.

Selain itu juga pihak RSUD memberikan kesempatan kepada sopir taksi kuning untuk bergabung atau beroperasi di dalam ini.

“Dari taksi Banua setiap bulannya ada membayar ke pihak RSUD. Oleh sebab itulah kita akan bergabung dengan taksi kuning dengan cara dua buah dari taksi kuning dan dua buah dari taksi Banua, untuk bersama-sama mencari rezeki,’’ ujarnya.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP Andik Eko SIswanto SIk mengatakan, pihkanya akan membantu supaya tak ada pertikaian gara-gara lahan mangkal. (fik/K-4)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua