• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Ratusan Hektar Sawah Terendam

PETANI - Di Kecamatan Amuntai Tengah nampak menjemur padi dan menumpuk hasil panen. Padi mereka sempat terendam banjir dan memanen seadanya. (KP/Novendra)
PETANI – Di Kecamatan Amuntai Tengah nampak menjemur padi dan menumpuk hasil panen. Padi mereka sempat terendam banjir dan memanen seadanya. (KP/Novendra)

Amuntai, KP – Sebagian petani di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terpaksa memanen padi lebih cepat meskipun padi belum benar-benar matang lantaran sawah mereka terendam air.

Air yang menggenangi persawahan tersebut disebabkan tingginnya curah hujan dalam beberapa pecan terkahir.

Akibat tingginya debit air dipersawahan tersebut, sebagai areal mengalami Poso dan sebagai petani bisa memanen meskipun hasil gabah sudah sangat tidak bagus karena belum waktu dipanen.

Beradasarkan data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultora (Dispertan) setempat akibat tingginya curah hujan dalam beberapa pecan terakhir ini sekitar 902 hektar sawah terendam dan 132 mengalami poso.

Kepala Dispertan HSU, Ir Ilman Hadi ketika ditemui Kp menjelaskan bahwa pihaknya mendapaat laporan bahwa areal persawahan terendam akibat tingginya curah hujan belakangan ini.

Ilman menjalaskan, iklim tahun 2016 ini memang sedikit berbeda dibanding tahun 2015 sebelumnya dimana musim kemarau agak panjang sedangkan musim penghujan lebih cepat. Hal ini berdampak terhadap masa tanam yang sempit.

“ pada tahun ini (red-2016) masa tanam kita mundur. Karena kemarau panjang dan curah hujan maju. Akibatnya petani terpaksa memanen belum waktunya akibat terendam” Jelas Ilman.

Padi petani sebenarnya disebagian wilayah masih bisa dipanen karena sudah tinggi dan hampir matang. Namun karena air datang dan merendam, petani tentunya kawatir  dan terpaksa memanen.

“ memang sempat dipanen. Namun kualitas padi jelek karena belum benar-benar matang. Sebagian wilayah padi petani sudah hampir mau dipanen” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan tim yang turun kelapangan, diungkapkannya bahwa kondisi terakhir akibat terendamnya sawah sebanyak 902 Hektar sawah terendam dan 122 hektar mengalami poso.

“Kondisi terakhir 902 terendam dan 132 hektar poso” terang Ilman.
ILman menambahkan target luas tanam pada tahun 2016 ini sebanyak sekitar 25.000 hektar. Dan sebanyak kurang lebih 12.000 hektar sudah di panen di sebagai wilayah dengan kualitas yang bagus. (nov/K-6)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua