• Hari ini : Sabtu, 21 Juli 2018

Ratusan Potong Kayu Log Tak Berdokumen

9-4-klm-4-cm-kayu

Buntok, KP – Jajaran Polsek Dusun Hilir mengamankan 202 potong kayu log jenis belangiran di Daerah Aliran Sungai (Das) Barito, tepatnya di kawasan Rantau Upak.

“Setelah kita melakukan pemeriksaan dan pengeledahan ternyata ditemukan 202 potong kayu log jenis belangiran,’’ kata Kapolres Barsel, AKBP Yussak Angga melalui Kapolsek Dusun Hilir, Iptu Ratno didampingi Kanit Reskrim, Aipda Mulyanto kepada KP, Selasa (22/11).

Kayu bulat yang dimasukan ke dalam kapal itu bersama pemiliknya diamankan karena tidak memiliki dokumen yang sah, Kamis lalu (17/11) sekitar pukul 18.50 WIB.

Dijelaskan Iptu Ratno, kayu tak berdokumen itu ditemukan saat pihaknya menggelar patroli rutin di DAS Barito.

Di perjalanan daerah Rantau Upak, pihaknya berpapasan dengan kapal imbal (kapal besar) yang mencurigakan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ditemukan sebanyak 202 potong kayu, terdiri dari 32 potong panjang 4 meter dan 170 potong panjang 1,5 meter.

Modus operandi yang mereka gunakan lanjut Kapolsek, kayu-kayu tersebut ditutup menggunakan karung yang diisi gabuk atau serbuk kayu olahan.

Si pemilik kayu bernama Herman (34) warga Dusun Muara Puning desa Teluk Timbau Kecamatan Dusun Hilir.

Saat ditanya dokumen surat keterangan sah hasil hutan (SKSHH) ternyata tidak dikantongi.

“Oleh karena tidak ada surat kelengkapan, pelaku dan barang bukti kita amankan ke Mapolsek setempat untuk proses lebih lanjut,’’ katanya.

Berdasarkan keterangan pemilik kayu di depan petugas, kayu tersebut merupakan tebangan sendiri dan rencananya dijual ke Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel.

“Pelaku diancam hukuman maksimal 5 tahun dan minimal 1 tahun terkait Undang-Undang ilegal logging,’’ tambah Iptu Ratno.(adi/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua