• Hari ini : Senin, 22 Januari 2018

Remaja Tapin Ucapkan Ikrar Tunda Kawin Usia Muda

TANDA TANGAN – Ikrar Generasi Muda tunda kawin di usia dini dilakukan Bupati Tapin HM Arifin Arpan didampngi Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Ellyani SIOP dan kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB kabupaten Tapin H Noor Ifansyah, SKM. (KP/Ist)
TANDA TANGAN – Ikrar Generasi Muda tunda kawin di usia dini dilakukan Bupati Tapin HM Arifin Arpan didampngi Ketua TP PKK Kabupaten Tapin Hj Ratna Ellyani SIOP dan kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB kabupaten Tapin H Noor Ifansyah, SKM. (KP/Ist)

Rantau, KP – Remaja Tapin berikrar akan menunda kawin di usia muda, dan ikrar ini diucapkan di hadapan bupati Tpin HM. Arifin Arpan.
Ikrar Generasi Berencana (Ikrar Genre) digelar di Kawasan Rantau Baru, Rabu (2112) kemaren. Dengan menghadirkan 500 orang pelajar yang tergabung dalam Pik Remaja, Forum Anak dan Satuan Karya Kencana membacakan ikrar generasi berencana untuk menunda perkawinan usia muda.

Turut hadir ikrar genre Bupati Tapin HM Arifin Arpan, Ketua TP PKK Kab Tapin Hj Ratna Ellyani, Perwakilan BKKBN Prov Kalsel Nila rahmawati, Kepala BPPKB Noor Ifansyah SKM, Kakamenag Tapin HM Quzwini, Kepala SKPD dan Camat Se Tapin.

Pada kegiatan itu pula usai pembacaan ikrar genre dilakukan penandatangan dari tiga orang remaja yang diketahui Bupati Tapin HM Arifin Arpan Kepala BPPKB Noor Ifansyah dan Kepala BKKBN Prov Kalsel diwakili Nila Rahmawati.

Selanjutnya pelepasan balon gas ke udara oleh Ketua TP PKK Kab Tapin Hj Ratna Ellyani didampingi Bupati Tapin yang bertuliskan Ikrar Genre menunda usia perwakawinan usia muda.

Ketua Panitia Pelaksana Karmilawati mengatakan, kegiatan Ikrar Genre dengan mengusung tema dari remaja, oleh remaja dan untuk remaja dikuti oleh beberapa unsur Forum Genre meliputi Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R), Forum Anak Kab Tapin serta Satuan Karya Kencana.

Berharap dengan kegiatan ini dapat dijadikan batu loncatan untuk mewujudkan tegar remaja, yakni remaja yang berkomitmen menunda usia perkawinan (wanita minimal 21 tahun dan laki-laki minimal 25 tahun).

“Dengan Ikrar Genre remaja dapat berprilaku sehat, terhindar dari resiko triad krr, dan bercita-cita mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera, serta meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan serta motivasi para remaja tentang program genre,’’ katanya.

Sambutan Kepala BKKBN Prov Kalsel Ina Agustina diwakili Nila Rahmawati menyampaikan, program genre mengajak generasi muda untuk menjadi motivator bagi remaja lainnya sehingga akan menjadi agen perubahan guna menjadi remaja yang tangguh untuk masa depan.

Saat ini BKKBN akan merencanakan menjalankan program genre yakni remaja untuk terus pendidikan, berkarir dulu baru menikah, jadi menikah bagi usai remaja yang tepat yakni usia perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun hal tersebut dalam rangka membangun keluarga berencana keluarga menikah di usia yang tepat.

Menurut data penelitan, akibat pornograpi dampak sosialnya melakukan prilaku sek yang menyimpang yang dilakukan pada anak-anak dan remaja sangat tinggi mempengarui otak seseorang anak itu sendiri dimana lebih tinggi dari pengguna kokain.

Untuk itulah melalui ikrar genre diharapkan remaja memiliki perencanaan matang untuk menikah hal ini dalam rangka membangun keluarga terencana dengan menikah di usia yang tepat.

Pada kesempatan ini kami ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapin yang telah mendukung kegiatan ini dengan baik, mudah-mudahan kedepan terus di sosialisaiskan ke remaja lainnya.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan dalam sambutannya mengatakan, sangat mendukung kegiatan yang di laksanakan para remaja kita agar generasi penerus ini kedepan bisa menjadikan yang terbaik untuk daerah kita.

“Generasi muda adalah ased yang harus kita bina dan diarahkan agar tidak melakukan hal-hal yang negatif merusak remaja  itu sendiri dan berprilaku positif khusunya remaja tentang pendewasaan usai perkawinan,’’ katanya.

Generasi muda haru memiliki kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya memiliki perencanaan dalam kehidupan. Permasalahan saat ini yang menonjol di daerah kita adalah tercatat yang tertinggi untuk usia pernikahan dini. Untuk itulah melalui ikrar genre para remaja ini bisa mensosialialisaiskan dan menyebarluaskan sampai ke desa-desa sehingga akan menjadi komitmen bersama seluruh remaja untuk menunda usia perkawinan  di usia muda tidak hanya sekedar gaungnya saja.

Kedepan yang berkaitan dengan segala kegiatan kita serahkan kepada remaja kita sehingga dapat mengasah bakat dan kemampuan mereka dalam sebuah kegiatan, sementara kita yang tua ini tinggal mengarahkan dan membina agar kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Usia ikrar genre di isi dengan hiburan dengan pemaparan makalah tema menikah usia tepat dan hiburan-hiburan dari anak-anak remaja.
Pada kesempatan itu pula Bupati Tapin HM Arifin Arpan menyerahkan bantuan uang tunai secara pribadi kepada panitia pelaksana kegiatan Ikrar Genre Kabupaten Tapin. (ari/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua