• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Rexy Mainaki Harapkan Banjarmasin Lahirkan Pebulutangkis Masa Depan

Suasana coaching clinic dari legenda bulu tangkis Indonesia Rexy Mainaky pada babak final SIRNAS-MILO School Competition Banjarmasin.
Suasana coaching clinic dari legenda bulu tangkis Indonesia Rexy Mainaky pada babak final SIRNAS-MILO School Competition Banjarmasin.

Banjarmasin, KP – Perebutan gelar juara pada babak final SIRNAS-MILO School Competition Banjarmasin yang dilaksanakan di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin berlangsung meriah.

Banyak kejutan yang terjadi seperti pada pasangan Adisti Rahayu (14) dan Firdaneta Jannatunnaim Ramadhana (14) siswa kelas IX SMPN 1 Marabahan yang berhasil membawa sekolahnya menjadi juara pertama di kategori beregu SMP Putri SIRNAS-MILO School Competition Banjarmasin setelah mengalahkan Siti Tasya Safitri (13) dan Rusyda Amalia (12) perwakilan dari SMPN 1 Sungai Tabuk yang menjadi unggulan pertama dengan skor 21-13 dan 21-12.

“Rasanya seperti mimpi bisa mengalahkan sekolah unggulan bulu tangkis seperti SMPN 1 Sungai Tabuk. Saya bersyukur hari ini bisa membawa pulang Piala MILO ke sekolah. Walaupun jarak yang jauh, tidak menjadi penghalang bagi saya dan Firda untuk tetap memberikan permainan terbaik. Semoga kemenangan ini semakin memotivasi kami untuk lebih giat berlatih agar bisa menjadi pebulu tangkis profesional,” ungkap Adisti yang ingin menjadi juara dunia seperti Susi Susanti.

Pada kategori beregu SD Putri, SDN 1 Sei Besar Banjarbaru berhasil menjadi juara setelah mengalahkan SDN Karang Mekar 4 dengan skor 2-0 dan pada kategori beregu SD Putra, SDIT Al-Khair Barabai berhasil menjadi juara setelah mengalahkan SDN Kertak Hanyar 1-3 dengan skor 2-0.

Sedangkan kategori beregu SMP Putra dimenangkan oleh MTSN Batu Mandi setelah berhasil mengalahkan SMPN 1 Teratai A dengan skor 2-0.

Setelah melewati perjuangan panjang, akhirnya Tegar Sulistio (14) peserta tunggal putra kelompok usia U-15 dari klub Exist Jakarta berhasil menjadi yang terbaik dan meraih gelar juara pada SIRNAS-MILO School Competition Banjarmasin. Tegar mengalahkan teman satu klubnya Arya Satya Dwithia (14) dengan skor 21-16, 21-17 pada pertandingan final di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin hari ini (8/10).

“Ini merupakan kemenangan pertama saya di SIRNAS setelah hanya menjadi runner up di Solo, dan hanya sampai pada babak 8 besar pada SIRNAS di Pekanbaru dan Cirebon kemarin. Semoga kemenangan yang saya raih ini dapat terus memberikan motivasi bagi saya untuk berjuang lebih keras agar mencapai cita-cita saya menjadi atlet kelas dunia,” ungkapTegar peraih juara pertama Olimpiade Olahraga Siswa Nasional tahun 2016.

Pertandingan babak final SIRNAS-MILO School Competition Banjarmasin juga dihadiri oleh legenda bulu tangkis Indonesia, Rexy Mainaky yang hari ini memberikan coaching clinic tentang teknik dasar bermain bulu tangkis serta cara memukul shuttlecock kepada anak-anak usia SD dan SMP di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin hari ini (8/10).

“Saya melihat sebenarnya banyak potensi di Banjarmasin, mereka hanya harus lebih banyak berlatih dan mengasah kemampuan dengan mengikuti pertandingan bulu tangkis. Semoga dengan adanya SIRNAS-MILO School Competition di Banjarmasin dapat melahirkan calon-calon juara bulu tangkis masa depan dari Banjarmasin,” ujar Rexy Mainaky.

Walikota Banjarmasin, H. Ibnu Sina yang hadir pada saat penyerahan hadiah mengungkapkan, “Saya atas nama pemerintah kota Banjarmasin berterima kasih kepada Nestlé MILO yang telah memilih kota Banjarmasin sebagai tuan rumah SIRNAS-MILO School Competition tahun ini. Saya bangga melihat prestasi yang ditunjukkan anak-anak di kompetisi ini karena sudah menunjukkan sportivitas hingga akhir pertandingan. Semoga semakin bibit-bibit bulu tangkis terbaik bisa lahir dari Banjarmasin. Saya ucapkan selamat kepada para juara karena kalian telah layak menjadi juara.”

Sports Marketing Manager Nestlé MILO Donny Wahyudi mengungkapkan, “Saya yakin potensi anak-anak di Banjarmasin tidak kalah dengan yang di pulau Jawa. Terlihat dari antusiame para peserta dalam mengikuti pertandingan sejak hari pertama. Saya ucapkan selamat kepada semua pemenang SIRNAS-MILO School Competition, tetaplah berlatih dan terapkan nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, sportivitas percaya diri dan kerja sama tim.”

Pada kesempatan yang sama, hari ini sebanyak 200 ibu mengikuti Kelas Nutrisi sebagai bagian dari penyelenggaraan SIRNAS-MILO School Competition Banjarmasin.

Kelas Nutrisi yang mengambil tema Nutrisi Seimbang Untuk Anak Aktif Berprestasi bersama Ana Rahayu, AMG dan Rexy Mainaky bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para ibu mengenai pentingnya asupan gizi makanan dan minuman pendamping untuk membantu memenuhi kebutuhan energi guna menunjang aktivitas keseharian anak.

Sudah Maksimal

Wakil Ketua PBSI Kalsel, Drs H Rusdiansyah,SH memaparkan, organisasi bulutangkis Kalsel yang dipimpin anton Gunadi telah berupaya maksimal untuuk memajukan olahraga tepok bulu di daerah ini, diantaranya dengan menggelar turnamen setiap bulan secara bergiliran pada 13 kabupaten/kota, even Kejurda, turnamen Bun Yamin Cup dan beberapa even lainnya.

Namun harus diakui usaha maksimal tersebut belum mampu memberikan hasil yang memuaskan, karena hingga saat ini belum ada pebullutangkis asal Kalsel yang bias masuk Pelatnas PB PBSI.

‘’Mudah-mudahan dengan adanya Sirnas Milo School competition tahun 2016 merupakan kedua kalinya setelah tahun 2009 lalu, nantinya akan bias mencetak pebulutangkis handal yang bias berkiprah di kancah nasional,’’ harap Rusydiansyah. (rel/k-9)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua