• Hari ini : Minggu, 25 Februari 2018

Ribuan Jamaah Padati Haul Dua Ulama Besar

RIBUAN JAMAAH – Menghadiri Haul KH Muhammad Arsyad Al Banjary dan Datu H Abdush Shamad. (KP/Ist)

Marabahan, KP – Komplek makam Qodhi Datu H Abdush Shamad mulai Rabu(1/11) malam sudah didatangi para jamaah dari berbagai daerah, khususnya para jamaah yang jauh dari luar kota Marabahan, seperti dari Martapura, Tapin, HSU, HST dan dari berbagai kota lainnya di luar Kalimantan Selatan.

Mahfum saja kehadiran jemaah untuk menghadiri peringatan Haul dua ulama besar Kalimantan Selatan KH Muhammad Arsyad Al-Banjary ke – 317 dan Qodhi Datu H Abdush Shamad ke – 122 yang dilaksanakan Kamis(2/11) pagi. Kebesaran tokoh ulama besar ini begitu dikenal, oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Selatan yang memang masyarakat religius.

Tak ayal komplek makam Datu H Abdush Shamad yang terletak dijalan veteran kelurahan Marabahan Kota dipenuhi oleh ribuan jamaah. Arus lalu lintas pun sedikit terganggu, namun berkat petugas dari dinas perhubungan, satlantas polres batola dan Satpol PP arus lalu lintas bisa diatasi dengan baik dan lancar.

Tampak hadir Bupati Batola H Hasanuddin Murad dan rombongan, Unsur Muspida, jajaran forkopimda, Tokoh agama, masyarakat. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, jamaah begitu kusyu mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-quran yang dibacakan. Selanjutnya dilanjutkan oleh sambutan bupati Batola. Usai sambutan bupati, dilanjutkan pembacaan manakib dengan menceritakan sejarah dari KH Muhammad Arsyar Al-Banjary, mulai dari awal menuntut ilmu agama, menyebarkan agama islam, ilmu pertanian hingga keilmuannya dalam menulis yang dikenal dengan kitab Sabillal Muqtadin. Kemudian juga dibacakan manakib dari Qodhi Datu H Abdush Shamad Bakumpai Diakhir acara sebelum pembacaan doa, pembacaan Habsy dibacakan oleh perkumpulan group habsy dari kecamatan Rantau Badauh.

Salah satu Jamaah asal Martapura Kabupaten Banjar bernama Syamsuddin mengatakan selalu menghadiri setiap dilaksanakan haul di komplek makam Datu H Abdush Shamad Marabahan. Dia bersama rombongan sengaja Rabu(1/11) malam datang agar bisa mengikuti peringatan haulan dengan baik.

“Saya dan rombongan datang lebih awal agar dapat mengikuti acara dengan baik, dua ulama besar ini menjadi teladan bagi umat untuk mengikuti apa yang diajarkan oleh kedua tokoh ulama ini,” ungkapnya. (ang/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua