• Hari ini : Senin, 20 Agustus 2018

Ribuan Kader PHBS Hadiri Temu Kader

BANTUAN – Diserahkan Bupati kepasa kader PHBS yang hadir diacara hari itu. (KP/Rosadi)

Tanjung, KP – Guna mempererat tali silaturrahim antar sesama kader, sedikitnya sebanyak 1301 orang kader Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) menghadiri acara temu kader yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tabalong bersama TP PKK Kabupaten Tabalong, belum lama tadi di Taman Giat Tanjung.

Hal itu, sebagaimana yang diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kabupaten Tabalong Arianto S.IP M.Si, bahwa kegiatan temu kader PHBS ini sebagai ajang silahturahmi dalam mempererat para kader PHBS beserta jajaran pemerintah daerah dan TP PKK di Kabupaten Tabalong. “Ini sebagai bentuk rasa terima kasih kepada kader PHBS karena sudah menjalankan tugas dalam menidentifikasi masalah dan memberikan informasi kepada masyarakat, serta mengajak kepada masyarakat agar berperilaku hidup bersih, sehat baik di keluarga maupun lingkungan,” ujar pejabata yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tabalong ini.

Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, dalam kesempatan membuka kegiatan hari itu mengungkapkan, seseorang bisa bahagia ternyata juga ditentukan oleh badan yang sehat, “jadi ternyata bahagia itu ditentukan oleh sehat, kalau kita sehat Insya Allah akan bahagia,” ujarnya.

“Keberhasilan sektor pembangunan kesehatan selama ini banyak ditentukan oleh kiprah dan kerja keras kader PHBS Kabupaten Tabalong. Saya Ucapkan terima kasih kepada kader PHBS se-Kabupaten Tabalong atas peran dan kerja kerasnya selama ini,” ujar Anang.

Terlepas dari itu, dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Keluarga Sehat Semua Bahagia,’ Bupati Anang mengatakan, bahwa kegiatan temu kader PHBS ini dilaksanakan pada awal anggaran di Tahun 2018, bukan seperti biasanya diakhir anggaran, ini bermaksud agar kegiatan ini sebagai bekal untuk bekerja sepanjang tahun dan diakhir tahun akan kelihatan hasilnya dan itu terkesan seperti menghabiskan sisa anggaran dari pada disetor ke kas daerah, untuk itu paradigma seperti itu harus dirubah. (ros/K-6)

 

Tag:
loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua