• Hari ini : Sabtu, 20 Januari 2018

Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair 2016

KUNJUNGI – Stand Pameran dilakukan Bupati Tabalong usai membuka Job Fair 2016 di Sarabakawa Tanjung. (KP/Rosadi)
KUNJUNGI – Stand Pameran dilakukan Bupati Tabalong usai membuka Job Fair 2016 di Sarabakawa Tanjung. (KP/Rosadi)

Tanjung, KP – Ribuan pencari kerja di Kabipaten Tabalong, mendatangi Pameran Profil Perusahaan dan Bursa Kerja (Job Fair) Tahun 2016 yang digelar Dinas Sosial, Tenaga Kerja (Dinsosnaker) setempat di Gedung Sarabakawa Tanjung mulai Tanggal 22 Nopember 2016 hingga 24 Nopember 2016 mendatang.

Acara yang digelar termasuk bagian dari rangkaian peringatancJari Jadi (Harjad) Kabupaten Tabalong Ke-71 ini langsung dibuka oleh Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, dengan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan sejumlah pimpinan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tabalong.

Dalam sambutannya hari itu, Bupati Tabalong menyampaikan bahwa kegiatan tersebut adalah kegiatan yang pertama kali dilaksanakan setelah usia Kabupaten Tabalong 51 tahun.

“Ini merupaka program trobosan dari Pemkab Tabalong, dengan harapan melalui kegiatan ini pemerintah berikhtiar untuk mendekatkan antara angkatan kerja dengan lapangan kerja,” ujarnya.

“Oleh sebab itu kegiatan Pameran Profil Perusahaan dan Bursa Kerja (Job Fair) di Kabupaten Tabalong ini insya Allah akan kita jadwalkan setiap tahun,” sebut Anang.

Dalam kesempatan itu orang nomor satu di Kabupaten Tabalong ini berpesan khususnya kepada para pencari kerja yang hadir, yaitu agar selalu berusaha membekali dirinya yang lebih banyak lagi, tidak hanya terpaku pada bidang yang dimiliki, “saya berharap para pencari kerja di Kabupaten Tabalong tidak ‘polos’ artinya tidak memiliki keterampilan lain selain bidang yang ia miliki, namun selalu berusaha membekali diri dengan berbagai keterampilan lain, sebab itu bisa menjadikan nilai tambah untuk dapat mempertimbangkan penerimaan tenaga kerja,” pesannya.

“Perluasan kesempatan kerja adalah salah satu sasaran pembangunan yang ingin terus ditingkatkan dan dikembangkan. Tujuan akhirnya adalah untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tabalong yang sejahtera baik lahir maupun batin. Kegiatan ini diharapkan agar tenaga-tenaga kerja baru dapat tertampung dan tersalur dalam jumlah yang relatif besar diberbagai sektor, baik industri, pertambangan, perdagangan maupun sektor-sektor lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, siungkapkannya, di Kabupaten Tabalong, angka pencari kerja selalu meningkat setiap tahunnya, sedangkan di sisi lain formasi lowongan kerja yang tersedia sangatlah terbatas. “Sebagai contoh untuk Kabupaten Tabalong pencari kerja yang terdaftar sampai akhir Juni 2016 sebanyak 2165 orang, sedangkan lowongan kerja yang ada atau penempatan yang bisa dilaksanakan baru 48 orang atau kurang lebih 3,7 persen,” sebutnya.

“Sebagaimana hubungan antara masyarakat, pengusaha dan pemerintah harus selaras dan seimbang. Pemerintah Daerah akan terus bekerja keras dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, yang aman dan nyaman, sehingga para investor mendapatkan kemudahan investasi. Maka itu melalui komitmen bersama ini, saya berharap agar setiap investasi di Kabupaten Tabalong ini dapat memperioritaskan tenaga kerja asal daerah Tabalong yang sama-sama kita cintai ini,” pinta Anang.

Masih dalam kegiatan pembukaan Job Fair Tahun 2016, Kepala Dinsosnaker Kabupaten Tabalong H Yuhani S.Ag S.Pd.SD M.Si, dalam sambutan panitia hari itu mengungkapkan bahwa jika dibandingkan dengan Kabupaten lain di Kalimantan Selatan, Kabupaten Tabalong termasuk yang paling sedikit jumlah yang belum bekerja atau yang mencari kerja. “tingkat pengangguran di Kabupaten Tabalong ini lebih rendah dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Kalsel, namun langkah dan upaya untuk menanggulangi tingkat pengangguran harus tetap dilaksanakan secara intensif dan berkelanjutan,” ujarnya.

“Seiring dengan penambahan jumlah penduduk, untuk itu perlu kita sadari bahwa jumlah angkatan kerja dapat dipastikan juga meningkat, di sisi lain jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia belum dapat mengimbangi peningkatan jumlah pencari kerja yang mencapai lebih kurang 4.000 orang, hal ini pula kadang terbatas dengan informasi lowongan kerja,” ujar Yuhani.

Diakhir paparannya terkait acara Job Fair Tahun 12016 hari itu, Yuhani mengungkap bahwa tujuan Pameran Profil Perusahaan dan bursa kerja (job fair) tahun 2016, tersebut adalah untuk menjalin kerja sama yang solid antara pemerintah dengan pihak pengguna tenaga kerja, serta sebagai wadah untuk mempertemukan para pencari kerja dengan pihak pengguna tenaga kerja. (ros/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua