• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Rindu Dieksekusi dan Ditahan di Lapas Amuntai

DIEKSEKUSI - Terpidana Rindu Candara saat dieksekusi Kejaksaan Negeri Paringin dan ditahan di Rutan Amuntai. (KP/Junaidi)
DIEKSEKUSI – Terpidana Rindu Candara saat dieksekusi Kejaksaan Negeri Paringin dan ditahan di Rutan Amuntai. (KP/Junaidi)

Paringin, KP – Terdakwa Kasus perkara tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan program pembinaan dan pemasyarakatan olahraga pada Disporaparbud Kabupaten Balangan tahun anggaran 2014 resmi ditahan.

Status terdakwa Rindu Candra Samita resmi berubah menjadi terpidana dan dilakukan penahanan setelah putusan sidang  Pengadilan Tipikor (Tipikor) Banjarmasin, Senin 18 Juli 2016.

Kepala Kejaksaan Negeri Paringin Sofyan Selle melalui Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Paringin Gusti M Kahfi A Rabu (3/8) menyampaikan dalam putusan sidang terdakwa Rindu Candra terbukti bersalah
Dalam Hasil putusan Sidang Tipikor, Sebut dia, terpidana Rindu candra Terbukti bersalah melanggar pasal 3 jo 18 UU No 31 tahun 1999 jo Undang-Undang No 20 tahun 2001 dan Menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp 50juta subsidiair 1 bulan kurungan dan  Uang sebesar Rp 127.326.524, dirampas untuk negara sebagai pembayaran uang pengganti.

“Setelah putusan sidang Tipikor tanggal 18 Juli dan  setelah dilakukan 7 hari putusan dengan berkekuatan hukum tetap terpidana di eksekusi, terhitung tanggal 2 Agustus 2016 terdakwa ditahan di Lembaga Permasyarakatan Amuntai,’’ ujarnya.

Tindak pidana korupsi yang dilakukan terdakwa sendiri, lanjut dia bermula saat Rindu menjadi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Penata kusaha Kekuangan (PPK)  pada 4 bidang kegiatan yakni, kegiatan pembinaan cabang olahraga prestasi tingkat daerah, peningkatan kesegaran jasmani dan rekreasi, penyelengaraan kompetisi olahraga dan pengembangan olahraga kreasi yang dana pagu kegiatan sebesar Rp 1,755 miliar di Disporaparbud Balangan.

Dengan melakukan modus pemotongan anggaran, membuat LPJ fiktif disetiap kegiatan serta melaksanakan sendiri pekerjaan yang telah dikontrakan kepihak ketiga.

Akibat perbuatan terdakwa ini menyebabkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp127 juta. (jun/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua