• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Rp50 Ribu Perkilogram Harga Bawang Merah

BAWANG RP50 RIBU - Satu hari jelang lebaran Qurban harga bawang merah naik hingga mencapai Rp50 ribu perkilo gramnya harga ini sebagai9 puncak harga bumbu dapur tersebut. (KP/Hifni)
BAWANG RP50 RIBU – Satu hari jelang lebaran Qurban harga bawang merah naik hingga mencapai Rp50 ribu perkilo gramnya harga ini sebagai9 puncak harga bumbu dapur tersebut. (KP/Hifni)

BANJARMASIN, KP – Sehari sebelum lebaran Idul Adha harga bawang merah dijual disejumlah pasar tradisional Banjarmasin melambung dari sebelumnya Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu dan bawang putih sebelumnya Rp28 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogramnya.

Pengamatan KP, sehari sebelum lebaran aktifitas Pasar Lama mengalami peningkatan dibanding hari biasanya semenjak pukul 6.30 WITA kawasan tersebut sudah padat merayap masyarakat yang membeli kebutuhan pokok selain harga bawang harga ayam dan ikan haruan juga naik dibanding beberapa hari sebelumnya.

Meroketnya harga bumbu dapur bawang merah dan putih disejumlah pasar tradisional jelang lebaran Qurban Minggu (11/9), kenaikan ini sangat dikeluhkan para ibu rumah tangga karena bumbu dapur ini diperlukan untuk proses masak memasak.

Pijah penjual bawang putih dan merah dikawasan Pasar Lama menjelaskan, hari ini benar-benar puncak harga bawang merah naik hingga dijual Rp50 ribu per kilonya untuk ukuran besar dan bawang putih dijual Rp35 ribu per kilonya.

“Kami padagang ini menaikan harga bawang karena ketika membeli didistributor Pasar Lima harganya sudah naik sehingga kami hanya menyesuaikan, padahal kami tahu jika harga bawang ini mahal omzet penjualan turun drastis meskipun jelang lebaran,’’beber Pijah.

Ditambahkan Pijah, bawang yang ia jual asal Bima lebih enak dan besar ukurannya dibanding bawang asal Pulau Jawa, dan bawang asal Bima ini paling dicari dan disuka warga banua meskipun harganya agak mahal dibanding bawang Jawa yang lebih kecil ukurannya.

Menurut Wawan penjual bawang lainnya, meskipun harga bawang mahal ibu rumah tangga tetap membelinya meskipun sedikit, dalam waktu normal pasokan bawang yang masuk disini sekitar 5 ribu karung lebih namun saat gagal panen ini masuknya hanya sekitar 3 ribu karung, satu karung berisi antara 35 sampai 37 kilo gram.

“Kenapa pasokan mulai berkurang jelang lebaran ini kami tidak mengetahui persisnya dulu waktu mahal kerana keterlambatan kapal pengangkut bawang yang mengalami tenggelam sedangkan saat ini ia belum mengetahui apa penyebabnya,’’katanya .

H Olfah distributor besar bawang merah dikawasan Pasar Lima mengakui adanya kenaikan tersebut.

Disebutkan, pasokan kini terus berkurang serta harga yang dijual ditempat penghasil sudah terlalu tinggi dijual di Brebes dan Bima serta Sumbawa dijual sekitar Rp36 sampai Rp38 ribu per kilonya karena bawang dibeberapa sentra penghasil mengalami gagal panen karena kondisi cuaca pancaroba saat ini.
“ Beberapa distributor dipasar Lima ini hanya menghabiskan beberapa stok yang ada sedangkan ketika membeli harganya sudah naik lagi hingga 2 hari jelang lebaran ini,” jelas Olfah.
“ Ada penurunan omzet sekitar 25 persenan dengan kondisi pasokan melambat dan gagal panen sentra penghasil,” jelasnya.

Jika pasokan dari Kota Brebes, Probolinggo, Nganjuk dan Bima terus berkurang selesai lebaran ini maka harga bawang merah dijamin akan meroket kembali termasuk harga bawang putih yang juga ikut naik. (hif/K-7)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua