Rutan Rusuh, Tiga Kelompok Saling Tikam

ditulis pada 25 September 2017

RANTAU, KP – Penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Rantau rusuh. Antar narapidana (napi) saling tusuk dan sejumlah penghuni jadi korban hingga mengalami luka-luka.

Perkelahian antar napi terjadi Sabtu (23/9) sekitar pukul 15.15 WITA ini, berawal adanya kesalah pahaman antar kelompok penghuni Rutan Kelas 2B Rantau, tepatnya saat berada di blok depan tahanan wanita.

Perkelahian tersebut terjadi antar kelompok, yaitu kelompok Tamping Keamanan Rutan yang terdiri dari Iful Gambung, Suhai, Ancah dan Udin alias Jabuk dengan kelompok 2 terdiri Rudi, Tirta alias Titir dan Yusni Tamrin alias Amang Iyus, Kelompok 3 yaitu napi titipan dari Rutan Banjarbaru yang terdiri dari Marjani, M. Saufi, M. Alfiani, M Sukma dan David.

Keributan di dalam Rutan Rantau tersebut membuat sejumlah napi yang lainnya menjadi panik dan petugas Rutan juga kewalahan menertibkan para pelaku sehingga meminta bantuan kepada aparat Kepolisian hinga berdatangan petugas Polsek Tapin Utara beserta Kapolseknya IPTU Salahuddin Kurdi,SH serta dibantu oleh anggota Polres Tapin.

Kapolres Tapin melalui Kapolsek Tapin Utara, Iptu Salahuddin Kurdi, ketika ditannya mengungkapkan kronologis kerusuhan atau perkelahian antar napi ini bermula di kamar 3 atau kelompok David yang menghuni di sel 3 adalah titipan dari Rutan Banjarbaru menendang-nendang pintu sel yang mengira keributan di sel sebelahnya adalah dialami oleh Titir yang merupakan sanak keluarganya dari David.

“Mengetaui David tendang-tendang pintu para kelompok Tamping keamanan Rutan langsung membuka sel tahanan titipan dari Rutan Banjarbaru ini dan seketika itu pula langsung memukuli David,’’ ungkapnya.

Sementara di tempat lain, Titir bergegas mendatangi sel tempat David untuk melerai pihak kelompok Tamping agar tidak lagi memukuli David.

Namun pihak Tamping tidak terima sehingga Tirir dan kawan-kawannya pun ikut di pukuli dan bahkan kena tusukan benda tajam hingga menyebabkan beberapa pihak mengalami luka ringan.

Mengetahui Titir dan kawan-kawannya terluka, dan pihak napi yang lain maka kelompok Tirir ikut berontak dengan menerobos pagar pembatas sel dengan cara mencoba untuk merusak pagar pembatas gerbang tahanan Rutan Rantau.

Atas Kejadian tersebut sejumlah aparat kepolisian yang berdatangan dengan dipimpin Kapolsek Tapin Utara langsung melakukan penetralisir situasi dan dalam waktu tidak beberapa lamanya situasi mulai kondusif dan para perusuh bisa ditenangkan.

Atas kejadian tersebut beberapa napi mengalami sejumlah luka tusukan yang tidak terlalu parah dan ada juga yang mengalami luka lebam di bagian muka bekas pukulan.

Adapun yang napi yang korban antara lain adalah David mengalami luka lebam di bagian muka akibat pukulan, Tirta alias Titir luka ringan dibagian lengan sebelah kanan atas, dan dua luka ringan di lengan sebelah kanan bawah, Rudi mengalami luka ringan di bagian perut sebelah kanan, Yusni Tamrin alias Amang Iyus mengalami luka ringan di bagian dada.

Sementara itu barang-barang yang sempat diamankan oleh petugas saat kejadian antara lain Handphone (HP), baterai HP, kabel cas HP, Headset, korek api, kabel listrik, pisau silet, gunting kecil, alat cukur dan ikat pinggang.(ari/K-2)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.