• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Sang Pacar Dipeluk dengan Patahan Pisau Menancap

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan

Muara Teweh, KP –Polres Barito Utara (Barut) melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan di Jalan Pendreh, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (15/9) dengan korban Yeni Erlin Wijayanti (21), yang terjadi pada tanggal 29 Agustus 2016.

Rekonstruksi dilaksanakan di TKP *Tempat kejadian perkara) berjalan lancar dan aman, yang diperagakan tersangka Aspihani (21) dengan 46 adegan dimulai dari korban menjemput tersangka di RM Jempol untuk berjalan keliling Kota Muara Teweh menggunakan motor roda dua milik korban.

Kemudian, dilanjutkan tersangka menghentikan kendaraannya di Jalan Pendreh, dan tersangka dan korban duduk santai berdua di atas kendaraan sambil ngobrol.

Di sela obrolan, korban asik dengan telpon selulernya sedang menerima sms dari orang lain.

Karena tersangka dicuekin, kemudian tersangka turun dari kendaraan, meminjam Hp milik korban, namun tidak diperbolehkan oleh korban.

Kemudian korban menampar dengan tangan kanan dan mendorong tersangka hingga jatuh di bawah samping halaman.

Selanjutnya tersangka menghampiri korban dengan posisi berhadapan sambil mencabut pisau dari pinggangnya dan menusukkan pisau ke ulu hati korban dan gagang pisau langsung patah.

Kemudian tersangka menarik lengan tangan korban hingga keduanya terjatuh ke samping halaman. Dalam keadaan terjatuh korban ada menggigit tangan tersangka.

Kemudian tersangka mendirikan korban dengan posisi dipeluk dengan patahan pisau yang masih menancap di ulu hati korban.

Korban dibawa kebelakang rumah oleh tersangka. Kemudian tersangka melepas ikat pinggang milik korban dan ditaruh sebelah kiri korban.

Dan tersangka dengan kedua tangannya melepaskan celana jeans pendek milik korban, kemudian merobek celana dalam korban pada bagian kanan hingga putus.

Tersangka melepaskan ikat pinggangnya dan diikatkan ke leher korban, tidak dicekik.

Baru tersangka perkosa sambil menutup mulut korban.

“Kami berharap bagi seluruh masyarakat Kabupaten Barut jangan melakukan tindak pidana yang diperbuat tersangka. Kejadian ini harus menjadi pembelajaran agar jangan ada yang berbuat tindakan pidana,’’ kata Kapolres Barut AKBP Roy HM Sihombing melalui Kabag Ops Kompol RAS Yudhapatie saat menyaksikan rekonstruksi.(asa/K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua