Sanggahan Lelang Tak Digubris, Mengadu ke Dewan

ditulis pada 24 Juli 2017

Ketua Komisi III DPRD Kapuas Kunanto, bersama dengan anggotanya saat menggelar rapat terkait aduan rekanan proyek di ruang komisi III DPRD Kapuas, kemarin.

Kuala Kapuas, KP – Sanggahan tak digubris oleh Pokja Bidang Sumber Daya Air ULP Kabupaten Kapuas, salah satu pemenang lelang pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rawa di Unia Kerja Dinas PUPRKP Kabupaten Kapuas mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, kemarin.

Pengaduan keluhan lelang proyek yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Kapuas Tahun 2017 itu, diterima langsung oleh Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas.

“Sebagai salah satu peserta pada lelang, kami merasa keberatan karena kami sebagai pemenang digugurkan oleh Pokja Bidang Sumber Daya Air ULP,’’ kata M Nizami peserta lelang CV Lentera Merah Konstruksi di hadapan Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas.

Alasan yang dikemukakan oleh pihak Pokja, lanjut dia, perusahaan milik mereka dinyatakan tidak melengkapi Cuciculum Vitae, metode pelaksanaan tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaiaan pekerjaan.

“Menurut kami, Curiculum Vitae tidak termasuk persyaratan yang diminta oleh panitia, karena dalam dokumen lelang di BAB LDK, lDP maupun contoh surat penawaran kami tidak menemukan penjelasan bahwa curiculum vitae adalah salah satu persyaratan yang harus dilengkapi, dalam dokomen hanya diminta untuk melengkapi SKA, SKT, Ijazah dan surat pengalaman kerja untuk operator excapator, dan semua itu sudah kami lengkapi sesuai dengan persayaratan yang panitia berikan,’’ terangnya.

Melalui sanggahan dan aduan ke Dewan, pihaknya sangat keberatan dan tidak menerima hasil dari proses lelang.

karena itu, lanjutnya, pihaknya menginginkan adanya proses kelanjutan yang berkeadilan sesuai dengan prinsip dasar pengadaan barang/jasa yang efektif, efesien, adil dan tidak diskriminatif, bebas dari persengkokolan dan koropsi (KKN).

“Maka kami inginkan pembuktian data /uji Forensik atas seluruh dokumen penawaran yang dikirim rekanan terhadap pelelangan,’’ pinta Nizami.

Sementara menanggapi hal ini, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kapuas Kunanto, terhadap pengaduan rekanan menyebutkan, Dalam waktu dekat akan memanggil Pokja Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Rawa, panitia lelang dan Kepala Bidang Pengairan DPU Kabupaten Kapuas.

“Kita akan pertanyakan terkait pengaduan yang rekanan sampaikan, apakah sudah sesuai dengan mekanisme menggugurkan salah satu rekanan yang mengadu,’’ ucap legislator Partai NasDem ini.(Al/K-8)

You must be logged in to post a comment Login

LANGGANAN BERITA Via EMAIL
Update Berita Terbaru Seputar Kalimantan
Kalimantan Post - Asli Koran Banua.