• Hari ini : Selasa, 24 April 2018

Satpol PP Bongkar di Eks Bagau Lagi

BONGAR BAGAU—Satuan Polisi Pamong  Praja saat menyita pintu dan sarana tempat tidur dan tampak kegiatan penyitaan, Selasa (20/12) siang. (KP/Narti)
BONGAR BAGAU—Satuan Polisi Pamong Praja saat menyita pintu dan sarana tempat tidur dan tampak kegiatan penyitaan, Selasa (20/12) siang. (KP/Narti)

Banjarmasin, KP – Meskipun secara resmi ditutup tetapi, belakangan masih juga ada praktek bisnis haram yang dilarang agama. Karena tak ada jeranya, akhirnya satuan Polisi Pamong Praja Senin (20/12) pagi  kembali melakukan penertiban  eks Bagau samping Rumah Susun Jalan Tembus Mantuil yang memang sudah terkenal merupakan tempat praktek prostitusi diBanjarmasin.

Bahkan dari hasil razia yang dilakukan Satpol PP Kota Banjarmasin, Selasa (20/12)  kemarin pagi ditemukan beberapa barang bukti seperti kasur dan alat kontrasepsi.

Tidak hanya itu, menurut Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kota Banjarmasin Dani Matera yang saat itu memimpin razia mengakui selain melakukan razia dan membongkar pintu juga menyita sejumlah peralatan tempat tidur.

Sebelumnya, pihaknya melakukan penyamaran dengan memantau aktivitas lokasi tersebut. hasilnya, pihaknya membuktikan bahwa lokalisasi eks Bagau masih menjalankan praktek esek-esek.

“Kami sudah berulang kali menertibkan lokasi itu, namun nyatanya mereka kembali beroperasi. Sehingga itu sedikitnya 23 kasur dan ratusan alat kotrasepsi serta beberapa pintu dari enam rumah terpaksa kami sita saat pelaksanaan razia pekat tadi pagi,” bebernya kepada Barito Post, Selasa 20/12 melalui ponselnya.

Bahkan, tambah Dani menambahkan, sepanjang tahun ini saja pihaknya sudah melakukan razia dan penyitaan di tempat tersebut ke tiga kalinya termasuk yang terakhir. Tahun lalu juga demikian, berulang kali ditertibkan, berulang kali juga mengulang kesalahan yang sama.

Ia mengharapkan, kalau sudah begitu dan seandainya ada perintah untuk membebaskan lahan disana, pihaknya akan segera bertindak, karena ini demi kenyamanan warga sekitar apalagi daerah sana dekat perkampungan dan tentunya banyak anak-anak.

“Kalau sudah begini jalan satu satunya adalah dengan cara menggusur rumah-rumah tersebut, sebab ini sepertinya kucing kucingan dengan kami,” demikian Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kota Banjarmasin Dani Matera.(vin/K-5)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua