• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Satu Gereja Dijaga Tiga Anggota

BUPATI HSS – H Achmad Fikry, bertindak selaku Inspektur Upacara dan terlihat melakukan pemeriksaan pasukan di halaman Mapolres HSS. (KP/Norda Simah)
BUPATI HSS – H Achmad Fikry, bertindak selaku Inspektur Upacara dan terlihat melakukan pemeriksaan pasukan di halaman Mapolres HSS. (KP/Norda Simah)

Kandangan, KP – Polres HSS menggelar Operasi lilin intan tahun 2016  pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017, di wilayah kabupaten HSS di lapangan Polres HSS, Kamis (22/12).

Bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Drs H Achmad Fikry,MAP dengan tema “KITA TINGKATKAN SINERGI POLRI DENGAN INSTANSI TERKAIT DALAM RANGKA MEMBERIKAN RASA AMAN DAN NYAMAN PADA PERAYAAN NATAL DAN TAHUN BARU”
Operasi lilin intan 2016 ini akan dilaksanakan selama 10 hari. Terhitung dari tanggal 23 Desember 2016 hingga 1 Januari 2017 mendatang.

Secara keseluruhan anggota yang dilibatkan meliputi, anggota Polri dibantu dengan anggota TNI,Satpol PP, Dishub,  Dinkes, Pramuka saka bhayangkara.

Sedanglan Polres Hss dalam operasi lilin intan tahun  2016 ini membuat Pos Terpadu dan pengamanan. Untuk Pos Terpadu di dirikan di Depan Gedung MTQ sedangkan untuk Pos pengamanan didirikan di Desa Tanuhi Kecamatan Loksado

Personil yang dilibatkan Polres Hss 60 orang  Sat Pol PP 6 org, Dishub 6 org, Din Kes 6 org, Orari 6 org dan Pramuka Saka Bhayangkata 5 orang.
Sementara itu, kapolres HSS AKBP Sukendar Eka Rystian Putra,SIK melalui kasubag humas polres HSS AKP Agus Winartono menyatakan pihaknya telah siap mengamankan hari Natal 2016 dan libur tahun baru 2017 dari ancaman kejahatan.

“Polres HSS  sudah siap mengamankan Natal dan tahun baru 2017 dengan nama ops Lilinintan,  personel gabungan dengan TNI dan instansi lain seperti Pramuka, damkar, satpol PP membantu kita,” kata AKP Agus.

Geraja yang ada di HSS akan dijaga oleh anggota kepolisian yang telah berkoordinasi dengan pihak pengaman lainnya yang berada di Gereja. Dia mengatakan tiga personel di setiap satu Gereja.

Prinsipnya, kita mengamankan, umat yang melaksanakan ibadah di Gereja itu merasa aman, nyaman dan dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, AKP Agus  mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dan mensosialisasikan mengenai kejahatan yang kemungkinan terjadi.

“Dari sekarang sudah berjalan penjagaan pengamanan itu karena dibeberapa Gereja telah mengadakan rangkaian ibadahnya, tapi puncaknya 24, 25 dan tahun baru,” jelasnya. (noi/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua