• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Sejumlah Proyek Fisik Terpaksa Ditunda

PEMBINA APEL - Kepala Dinas PU Batola Ir H Abdul Manaf, saat memimpin Apel Bendera Gabungan, di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (29/8).  (KP/Ist)
PEMBINA APEL – Kepala Dinas PU Batola Ir H Abdul Manaf, saat memimpin Apel Bendera Gabungan, di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (29/8). (KP/Ist)

Marabahan, KP – Anjloknya perekonomian pusat juga berdampak adanya pemotongan anggaran bagi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Barito Kuala (Batola). Sebagian kegiatan yang telah direncanakan terpaksa ditunda pelaksanaanya.

“Sehubungan adanya perubahan APBD, Dinas Pekerjaan Umum juga mendapat pemotongan anggaran. Hanya saja, kegiatan-kegiataan fisik yang terkena pemotongan tidak dihilangkan, namun kami tunda pelaksanaanya pada tahun 2017 akan datang,’’ kata Kepala Dinas PU Batola Ir H Abdul Manaf, saat memimpin Apel Bendera Gabungan, di halaman Kantor Bupati Batola, Senin (29/8).

Di kesempatan apel yang dihadiri Wakil Bupati Batola H Ma’mun Kaderi, Sekda Supriyono, para pejabat eselon II, III, IV, dan para pelaksana itu, Manaf, tidak menyebutkan kegiatan apa saja yang tertunda pelaksanaannya akibat pengurangan dana transfers pusat tersebut. Ia hanya menginformasikan kegiatan yang telah dilaksanakan hingga Juli 2016.

Untuk bidang bina marga, sebut Manaf, kegiatan yang dilaksanakan berupa pembangunan jembatan Pulau Sugara di Kecamatan Alalak, dari dana multiyears sepanjang 132,23 meter dengan lebar 6 meter sudah selesai

dan diresmikan Bupati Batola H Hasanuddin Murad, pada 23 Mei 2016. Selanjutnya, peningkatan jalan Tebing Rimbah-Puntik Luar dan jalan Simpang Putik Luar – SMP Mandastana sepanjang 3,82 Km sudah selesai dikerjakan, pemeliharaan periodik jalan Berangas Barat – Ujung Panti dengan panjang 4,25 Km juga telah selesai 100 persen.

Kemudian, pembangunan 6 buah jembatan box culvert menuju Tabukan sedang dalam pekerjaan dan insya Allah Desember 2016 akan selesai. Selain itu, tambah Manaf, telah dikerjakan jembatan Tanipah, Sungai Lumbah, Sungai Talangsai dan jembatan gantung Tamban Muara.

Untuk bidang cipta karya, jelas Kadis PU Batola itu, pihaknya telah melaksanakan optimalisasi SPAM IKK Marabahan, untuk jaringan pipa air baku berupa pemasangan pipa menuju Tabukan. Saat ini sudah terpasang 820 batang (9.676 m) dari rencana total pekerjaan 10.897 m atau telah mencapai sekitar 90 persen.

Selain itu, tambahnya, pihaknya juga menyelesaikan pembangunan gedung serbaguna Kecamatan Mandastana dan Anjir Muara, melaksanakan rehabilitasi Aula Kantor Kesbangpollinmas yang sudah mencapai sekitar 85 persen, pembangunan aula BKD telah mencapai 90 persen, pembangunan gedung Dispenda telah mencapai 52,68 persen dan pemasangan interior gedung DPRD baru, yang insya Allah Desember 2016 telah rampung.

Di bidang sumber daya air, menurut Manaf, telah dilaksanakan rehabilitasi DIR (daerah irigasi) Roham Raya, Wanaraya, sepanjang 36 Km, Tinggiran Darat, Mekarsari, sepanjang 25 Km, Tabunganen Pemurus, sepanjang 23 Km, Danau Karya, Anjir Pasar, sepanjang 18 Km, Jelapat Baru, Tamban, sepanjang 16 Km, dan Gampa, Rantau Badauh  sepanjang 10 Km dengan pekerjaan mencapai 50 persen, dan sejumlah paket lainnya yang jumlah keseluruhan mencapai 431 Km.

Manaf menguraikan, untuk bidang tata ruang dan jasan kontruksi (jaskon), dalam mewujudkan program kegiatan menuju Marabahan Bahalap, telah dilaksanakan pembangunan taman baru seperti RTH eks SMP dan RTH depaan Kantor Bupati yang saat ini baru tahap pengumuman pemenang. Selain itu, dilaksanakan revitasisasi taman-taman yang sudah ada seperti Taman Palagan – Raja Tumpang (baru pengumuman pemenang), Taman Rumah Dinas Bupati yang pekerjaannya mencapai 66,77 persen.

Sedangkan yang belum dikerjakan, yaitu pemasangan instalasi listrik untuk lampu dan pompa air mancur, penanaman vegetasi dan finishing seperti pengecetan dan pemolesan meriam. Pada anggaran perubahan, sebut Kadis PU, dianggarkan revitalisasi pintu gerbang masuk Kabupaten Barito Kuala dan pembuatan tulisan selamat datang serta lanjutan pembangunan Taman Handil Bakti.

Sementara, di bidang perumahan, urai Manaf, adalah pengadaan dan pemasangan PSU jaringan air minum di Kecamatan Alalak sepanjang 1.250 meter yang saat ini masih tahap lelang.

Selain itu, dilaksanakan peningkatan jalan swadaya perumahan Desa Sukaramai sepanjang 925 meter yang pengerjaannya mencapai 25 persen, serta peningkatan jalan perumahan Komplek Bakti Lestari sepanjang 720 meter yang pengerjaannya telah mencapai 20 persen.

Untuk UPT kebersihan dan pertamanan, jelas Manaf, saat ini telah memiliki truk tangki air dan sudah dioperasikan untuk penyiraman tanaman di sepanjang jalan Handil Bakti sebanyak 2 kali seminggu dan sisanya digunakan di wilayah Marabahan, di samping juga melakukan pembersihan sungai-sungai di sepanjang wilayah Marabahan. (adv/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua