• Hari ini : Kamis, 26 April 2018

Sekuriti Dibunuh Adik Tiri

M Yusuf (34), tewas ditangan Anwar, dalam perkelahian di Jalan 9 Oktober, Minggu pagi (28/8), sekitar pukul 09.30 WITA.
M Yusuf (34), tewas ditangan Anwar, dalam perkelahian di Jalan 9 Oktober, Minggu pagi (28/8), sekitar pukul 09.30 WITA.

BANJARMASIN, KP – Naas dialami M Yusuf (34), seorang Securiti di Kantor Pegadaian Banjarmasin Tengah, tewas ditangan Anwar, tak lain adik tirinya setelah sempat berkelahi di depan rumahnya di Jalan 9 Oktober, Minggu pagi (28/8), sekitar pukul 09.30 WITA.

Perkelahi ditengerai akibat korban tak suka adiknya memelihara binatang reptil.

Korban tinggal di Jalan 9 Oktober Gang Inpres I Nomor 23 RT 016 RW 001 Kelurahan Pekauman Banjarmasin Selatan, mengalami dua mata luka di bagian ketiak sebelah kiri dan bagian belakang.
Dari informasi diperoleh [{KP}], saat itu korban yang sudah sering menegur adik tirinya, karena memelihara binatang jenis ular dan tikus putih.

Korban menyuruh pelaku untuk membuang binatang kesayangannya tersebut dengan alasan tercium bau tak sedap di dalam kamar.

Korban ucapkan, dari pada memelihara binatang lebih baik merawat mama, lalu pelaku marah terhadap korban, akibatnya terjadilah perkelahi di depan rumah.

Korban saat itu hanya menggunakan tangan kosong dan pelaku sudah terlebih dulu membawa senjata tajam  (sajam).

Lalu pelaku berhasil menusukan sajamnya ke arah pertama di bagian depan tepatnya mengenai dada, tapi korban sempat menghindari dengan lari.

Selanjutnya korban sempat memegang kayu, akan tetapi kayu yang dipegang korban sudah tak kuat ketika ingin memukulkan ke arah pelaku dan si adik tiri dengan bringas `menghujankan’ tusukan.
Kemudian melihat sang kakak tak berdaya, Anwar langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Kemudian salah satu keluarga, melihat korban banyak mengeluarkan darah langsung membawanya menggunakan sepeda motor menuju ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin dan tak lama mendapat perawatan, akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Selatan dan anggota Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Banjarmasin, langsung berdatangan.

Kemudian pelaku dengan bujukan keluarga langsung menyerahkan diri ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan.

Dari pantauan [{KP}], mengetahui korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan para medis selama tiga jam, keluarga korban langsung histeris. Di rumah sakit, tak terlihat ibu maupun istri korban.

Sedangkan dari keterangan Surya, salah satu keponakan korban, memang saat kejadian tak mengetahui.

Informasi didapat katanya, perkelahian akibat korban sering menegur untuk membuang binatang kesayangannya.

“Anwar sering mengamuk apalagi sering melawan orang tua, dan kemana-mana membawa sajam di dalam tas,’’ ujarnya.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Polisi Wahyono dan Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Purbo Raharjo, ketika dikonfirmasi keduanya membenarkan telah mengamankan pelaku.

“Ini berkat kerjasama antara keluarga korban dengan Bhabin Kamtibmas yang melaksanakan tugasnya, dan pelaku langsung menyerahkan diri ke Mapolsekta Banjaramsin Selatan,’’ ucap Kapolresta. (fik/K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua