• Hari ini : Selasa, 23 Januari 2018

Semarak Malam Tahun Baru Islam 1438 H

Para peserta yang mengikuti pawai tanglong dalam rangka memperingati dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1438 H.
Para peserta yang mengikuti pawai tanglong dalam rangka memperingati dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1438 H.

Banjarmasin, KP – Malam tahun baru Islam yang jatuh setiap tanggal 1 Muharram, memag tidak sesemarak malam tahun baru masehi. Mayoritas masyarakat tidak berbondong-bondong turun ke jalan untuk merayakan tahun baru Hijriyah itu.

Tidak seperti malam tahun baru masehi, di mana masyarakat tumpah ruah turun ke jalan. Pun demikian, pada malam tahun baru Hijriyah 1438 ini, juga berlangsung semarak.

Walau tak sesemarak tahun baru masehi, namun halaman depan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, juga dipadahi umat muslim, Sabtu (1/10) malam.

Kemeriahan terlihat mulai dari pawai tanglong serta berbagai macam perlombaan bernafaskan Islami. Pada pawai tanglong yang juga diikuti beberapa peserta, turut dimeriahkan aksi drum band.

Rangkaian peringatan tahun baru Islam yang dilaksanakan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalsel, Angkatan Muda Sabilal Muhtadin serta Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadih ini, dilaksanakan selama 6 hari.

“Berbagai kegiatan yang kita beri nama Islamic art festival ini ada beberapa lomba, seperti pawai tanglong, sinoman hadrah, maulid habsy, nasyid, pemukulan bedug dan lain-lain. Penutupan kita laksanakan pada malam Sabtu depan,’’ jelas Ketua BKPRMI Kalsel H Hermansyah.

Kegiatan bertajuk Muharram Night ini, sengaja mengambil tempat di Masjid Sabilal Muhtadin. Sebab, selain Sabilal merupakan icon dan pusat kegiatan Islam di Kalimantan Selatan, juga sebagai ajang ujicoba.

Karena, tahun depan Kalsel terpilih sebagai tuan rumah Festival Anak Saleh Indonesaia (FASI) ke 10. Diperkirakan lebih dari 3 ribu orang se Indonesia akan berkunjung ke Kalsel sebagai peserta.

“Kegiatan kita tahun ini kenapa difokuskan di Sabilal, ini adalah miniatur rencana kegiatan FASI tingkat nasional, jadi kita akan melihat forum formulanya seperti apa, agar nanti ketika kita menyelenggarakan festival kita sudah memiliki gambaran untuk kegiatan itu. Sebab itulah kita kondisikan lapangan seperti apa, karena kita akan kedatangan kurang lebih 3000 peserta sehingga perlu persiapan yang cukup,’’ tandas.

Di sisi lain, Ketua Angkatan Muda Masjid Raya Ssabilal Muhtadin, Ahmad Azka Nasrullah menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan itu bertujuan untuk mengangkat kembali nilai-nilai keislaman. Sebab menurutnya, nilai keislaman tidak boleh pudar.

“Ini merupakan tahun keempat kegiatan serupa. Tahun ini kita berkolaborasi dengan BKPRMI dan BPMRSM,’’ urainya.

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua