• Hari ini : Jumat, 19 Januari 2018

Sembilan Calon Jemaah Haji Mengundurkan Diri

SERAHKAN BANTUAN - Wakil Bupati Mura, Darmaji menyerahkan bantuan berupa tas kepada perwakilan calon jemaah haji pada kegiatan pemantauan manasik haji yang di aula Kantor Kemenag Mura, Rabu (3/7). (KP/Zainuddin)
SERAHKAN BANTUAN – Wakil Bupati Mura, Darmaji menyerahkan bantuan berupa tas kepada perwakilan calon jemaah haji pada kegiatan pemantauan manasik haji yang di aula Kantor Kemenag Mura, Rabu (3/7). (KP/Zainuddin)

PURUK CAHU, KP – Dari jumlah 29 orang calon jemaah calon haji asal Kabupaten Murung Raya (Mura) yang terdaftar berangkat tahun 2016, sebanyak 9 orang diketahui mengundurkan diri untuk berangkat tahun ini.

Menurut Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Mura, Masrani saat kegiatan pemantauan manasik haji jumlah yang berangkat tahun ini menjadi 20 orang yang terdiri 10 orang laki-laki dan 10 orang perempuan.

“Untuk usia tertua jemaah calon haji asal Mura tahun ini berumur 79 tahun dan termuda berusia 26 tahun,’’ ungkap Masrani pada kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor Kemenag Mura, Rabu (3/7).

Disampaikan Masrani pula dalam pelaksanaan bimbingan manasik bagi jemaah calon haji dilaksanakan selama tiga tahap, yang pertama bimbingan mansik haji pada awal bulan Juli 2016 lalu tingkat kabupaten Mura, setelahnya bimbingan serupa untuk tingkat kecamatan dan terakhir pemantapan bimbingan manasik.

Ditambahkan Masrani pula untuk calon jemaah yang akan berangkat tahun 2017 mendatang berjumlah 33 orang dari 1.022 orang yang sudah terdaftar per Juli 2016 lalu.

“Artinya bila mendaftar sekarang berangkatnya 20 tahun atau lebih yang akan datang, kecuali bagi lansia akan direkomendasikan cepat berangkat. Tahun ini agak istimewa karena Wakil Bupati Mura, Darmaji juga akan menjadi calon jemaah haji yang akan tergabung dikloter 12 bersama 4 kabupaten lain,’’ tambah Masrani.

Sementara itu, Wakil Bupati Mura, Darmaji dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan kiranya melalui beberapa rangkaian manasik haji jemaah calon haji bisa menyerap apa yang disampaikan sehingga melancarkan berbagai proses ibadah haji yang akan dilaksanakan di tanah suci nanti.

“Ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan persiapan yang harus matang, baik itu tenaga maupun mental disamping pengetahuan yang harus dipahami tentang ibadah haji. Juga diminta bagi calon jemaah haji untuk membawa nama baik daerah asal,’’ jelas Darmaji. (Zay/K-8)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua