• Hari ini : Minggu, 23 September 2018

Serap Aspirasi, Anggota DPRD Dapil 2 Kembali Reses

Pulang Pisau, KP – Anggota DPRD Pulang Pisau Tandean Indra Bella, Kamis (6/9) kemarin mengatakan, pihaknya besama Anggota DPRD dari dapil 2 kembali melaksanakan Reses, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Reses kali ini dilaksanakan di Kecamatan Jabiren Raya.

“Ia, reses yang kita laksanakan ini untuk menyerap aspirasi masyarakat, agar apa yang diusulkan oleh masyarakat dan pemerintah desa bisa dimasukan dalam agenda rapat dewan yang skala prioritas,’’ ujar Tandean

Usulan desa itu, sambung Tandean politisi dari Partai Golkar ini, bisa ditampung dan di sampaikan ke dinas terkait dan ditindak lanjuti oleh masing-masing Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD).

“Hari ini, kami langsung cek kelapangan melihat kondisi riil dilapangan dan kami berharap apa yang disampaikan masyarakat ini akan kita tindaklanjuti usulan tersebut. Dan kami juga mengingatkan, tentunya juga tidak semua usulan itu bisa direalisasikan, mengingat angaran daerah yang terbatas dan kami tetap berusaha mencari jalan keluarnya,’’ ujar Tandean seraya diamini rekan Anggota DPRD dapil setempat.

Sementara, kata Tandean, untuk Anggaran Belanja Tahunan (ABT) tahun 2018 ini khususnya dapil 2, pihaknya juga tetap memasukan apa-apa saja yang menjadi prioritas.

“Melihat anggaran yang terbatas dan yang pasti di tahun 2019 mendatang kita mengupayakan agar usulan-usulan itu bisa direalisasikan,’’ beber Tandean menjelaskan.

Reses Anggota Dewan di Kecamatan Jabiren Raya ini langsung meninjau pelabuhan pasar jabiren, dimana pelabuhan pasar yang sudah cukup lama mengalami kerusakan (ambruk) dan sampai sekarang belum mendapatkan perbaikan.

“Kita berupaya agar pelabuhan yang sudah cukup lama ambruk ini bisa segera dibangun. Dan kalau kita lihat, memerlukan dana sebesar lebih kurang Rp. 200 juta untuk perehapan pelabuhan pasar, mengigat ini sangat penting dan mendesak,’’ ujar Gunawan dari politisi PDI Perjuangan menambahkan.

Diharyo politisi PKB menambahkan, pihaknya akan membawa tim teknis kelapangan untuk menkaji apakah bangunan itu bisa direhab atau akan dibangun baru.

Kepala Desa Jabiren Asio yang turut mendampingi para Wakil Rakyat ini berharap agar pelabuhan itu segera diperbaiki, mengingat para pedangang mengunakan pelabuhan tersebut untuk keperluan bongkar muat barang.

“Bangunan itu didirikan sejak tahun 2000 lalu, jadi jika dihitung bangunan itu sudah berusia 18 tahun dari pemerintah Kabupaten Kapuas,’’ beber Asio seraya mengharapkan agar pelabuhan itu segera mendapatkan perbaikan.(sgt/K-8)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua