• Hari ini : Rabu, 24 Januari 2018

Setelah Tes Urine THM, BNN Incar Kos-kosan

Kepala BNNK Banjarmasin AKBP Ilyas, memberikan keterangan pers terkait operasi bersinar yang dilaksanakan di THM. (KP/Ist)

Banjarmasin, KP – Dalam upaya melakukan pencegahan dan penanggulangan peredaran serta penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba), Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarmasin, bersama beberapa pihak terkait menggelar operasi bersinar Tempat Hiburan Malam (THM).

Dalam operasi tersebut dilakukan tes urine di lokasi beberapa hari yang lalu. Dalam operasi tersebut, sebanyak 98 orang pengunjung THM dilakukan tes urine.

Hasilnya, jelas Kepala BNNK Banjarmasin, AKBP Ilyas, sebanyak 21 orang sempat dinyatakan terindikasi penyalahgunaan narkoba.

“Kita amankan 21 orang, kemudian ada tes ulang dan juga assesmen yang positif penyalahguna narkoba berjumlah 20 orang penyalahguna narkoba. Terdiri dari 11 positif mengkonsumsi Benzodiapen (sejenis obat penenang zenith dan lain-lain), 1 positif amfetamin dan 1 positif metamfetamin dan 1 metamfetamin amfetamin,’’ jelas Ilyas, di sela Press release BNNK Banjarmasin, Selasa (1/8).

Dikatakan Ilyas, semua yang terjaring dan memang positif menyalahgunakan narkoba tersebut dilakukan penanganan. Maksud dari penanganan tersebut, bukan proses hukum.

Namun, lebih kepada penanganan untuk penyembuhan. Yaitu berupa rehabilitasi medis.

“Sampai sekarang dilaksanakan rehabilitasi di kantor, atau penetraan di tubuhnya terkait hasil temuan kita malam itu. Semuanya rawat jalan dulu. Rawat jalan ini bisa 8 sampai 12 kali, selama rawat jalan mereka dalam pengawasan kami.

Dengan tambahan 20 orang ini, maka total di yang rehabilitasi sudah 134 orang. Kuota tidak ada batasan, langsung ke sini jika mau rehabilitasi, hukum di kebelakangkan jika ingin berobat,’’ ujarnya. Ia menambahkan, operasi akan terus dilaksanakan.

Kegiatannya pun, lanjut Ilyas, tidak ditentukan waktu. Karena anggaran yang diberikan untuk satu tahun anggaran. Sehingga, bisa digunakan untuk kapanpun.

Karenanya menurut Ilyas, akan ada lagi kegiatan serupa langsung tes urine di tempat. Namun tujuan berikutnya tidak hanya THM. Namun juga akan menyasar beberapa tempat lainnya. Seperti arena bermain billiar, salon dan kos-kosan.

“Operasi bersinar ini diberikan kegiatan di mana terserah kita menggunakannya, tidak cukup satu kali itu saja, jadwalnya tidak sama, terserah BNN.

Operasi berikutnya tempat biliar, kos-kosan dan salon. Kami akan tes urine di sana. Tujuan ini, untuk mengurangi bahkan menghilangkan para pengguna pemakai dan pengedarnya untuk berhenti melaksanakan perbuatan tersebut,’’ tuturnya.(mns/K-2)

 

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua