• Hari ini : Selasa, 24 April 2018

Siapa Yang Bertahan dan Terjungkal

KURSI – Jabatan menjadi rebutan Kepala SKPD. (Net)
KURSI –  Jabatan menjadi rebutan Kepala SKPD. (Net)

Paringin, KP – Akhir tahun 2016 ini, kabinet Anshar-Syaifullah akan dirombak. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, reshufflenya mulai dari eselon II hingga eselon IV di SKPD dalam kabupaten Balangan.
Dalam rotasi dan mutasi jabatan, pasti ada yang terjungkal, walaupun juga ada yang bertahan.

Maka tidak menjadi pemandangan mengherankan pada setiap momentum demokrasi di negeri ini. Jalannya pemerintahan tergantung siapa yang menang dan memerintah. Maklum, jika pasca pelantikan kepala daerah, beberapa pejabat tiba-tiba berwajah manis, lugu, murah senyum dan “siap laksanakan” apa kata pemimpin yang baru dilantik.
Pemandangan semacam itu ditemukan di Kabupaten Balangan. Nampak sekali, beberapa pejabat tiba-tiba yang berwajah manis, murah senyum, dan lugu diperagakan di depan Bupati dan Wakil Bupati terlantik.

Diketahui, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Balangan dalam persiapan melakukan reshufflenya sudah melakukan tahapan asesment, baik itu untuk pejabat eselon II maupun III. Dan tidak tanggung tanggung esesmentnya dilakukan dua tahapan, mulai dari tim akademisi Unlam hingga di Jogja, ini untuk eselon II, untuk eselon III dilakukan di Surabaya.

Merombak struktur jajaran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), merupakan menjadi kewajiban, manakala ada yang perlu disusun kembali. Ini disampaikan Bupati H Ansharuddin kepada awak media sebelum berangkat umroh ketanah suci Mekah, belum lama tadi.

Dia juga memastikan akan merubah serta memutasi seluruh jenjang eselon. Orientasinya dengan menempatkan pejabat yang dianggap mampu dan profesional di bidangnya. Serta punya motivasi kerja yang baik dan menunjukkan ketulusan dan kerja keras dari sisi pelayanan.
“Oleh karenanya melalui hasil asesment itu kita bisa menempatkan pejabat sesuai profesional dibidangnya,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut  sudah sesuai dengan masa jabatannya sebagai bupati. Mengikuti surat edaran menteri saat pelantikan, kepala daerah baru bisa melantik dan memutasi pejabat setelah enam bulan dilantik.

“Insya Allah, pelantikan akan dilaksanakan pada akhir Desember 2016,” ungkapnya.

Dia memaparkan, kriteria pejabat yang bakal duduk di kabinet kerjanya dalam berbagai posisi penting di antaranya berlatar belakang sesuai dengan bidang yang akan diemban, termasuk kemampuan yang dimiliki. Kedua, pengabdian yang tulus tanpa banyak tuntutan menjadi salah satu pertimbangan pula.

“Yang terpenting, sudah mengikuti dan lulus asesmen,” tegasnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD setempat, M Nor Iswan meminta dan berharap kepada Bupati dan wakilnya, pelantikan bisa dilaksanakan secepatnya di bulan Desember ini, agar nanti yang dapat amanah punya waktu lebih banyak untuk persiapan program dan kegiatan ditempat tugasnya supaya 1 Januari 2017 sudah langsug tancap gas, meminta kepada bupati untuk menempatkan orang nantinya benar benar melihat dan mempertimbangkan hasil hasil tes dan asesmen, karena disana sudah terangkum dan terlihat jelas karater masing masing individu. Baik leadershipnya, manejerialnya, teknik memecahkan masalah dll.

Ditambahkannya, tentunya kita ingin nantinya yang terpilih benar benar satu visi dengan kepala daerah tentang pembangunan Balangan kedepan, jangan sampai ada titipan titipan yang nantinya mengganggu pelaksanaan pemerintahan dalam pelaksanaannya karena yang bersangkutan ternyata tidak sevisi atau kurang faham dengan visi dan misi kepala daerah.

“Yang tidak kalah pentingnya, sesuai dengan janji bupati waktu kampanya kemaren, maka unsur dari putra daerah akan beliau kedepankan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sesuai dengan SOTK kabupaten Balangan yang baru dan sudah disahkan DPRD Balangan, jumlah SKPD ada sebanyak 41 buah, diantaranya Dinas sebanyak 23, Badan 6, Setda 1, Inspekturat 1, Satpol PP 1, Setwan 1 dan kecamatan 8. (jun/K-6)

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua