• Hari ini : Rabu, 17 Oktober 2018

Sinergitas Melestarikan Lingkungan, Lagi 1000 Mangrove

Pelaihari, KP – Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor  mengapresiasi sinergitas melestarikan lingkungan di kawasan dengan penanaman pohon mangrove, Jumat (20/7).

Kegiatan bagian dari gerakan revolusi hijau yang perlu diperluas.

“Mari kita perkokoh sinergitas untuk melestarikan lingkungan di kawasan mangrove ini dengan cara terus menanam, menanam dan menanam untuk anak cucu kita,’’ ajak gubernur

Sementara Supriadi, Pelaksana Pengelola Ruang Laut Bagian  Konservasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, menjelaskan bersama masyarakat pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tala

Mentargetkan pada tahun 2018 harus tertanam 20 ribu batang pohon mangrove.

“Saat ini penanaman terus dipacu. Dan pada kegaiatan hari ini, ditanam lagi 1000 batang.

Jenis tanaman mangrove yang ditanam adalah Api- api dan Rejapora di areal luas lahan dua hektare,’’ ujar Supriadi.

Sementara masyarakat Desa Pagatan Besar Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut menyambut gembira Program penanaman pohon di Ekowisata Mangrove sebagai bagian dari Gerakan Revolusi Hijau di Provinsi Kalimantan Selatan (Pempro Kalsel).

Menurut Sami, warga Desa Pagatan Besar,  masyarakat menyambut gembira program peningkatan  penanaman pohon di kawasan Ekowisata Mangrove.

“ Berkat kegiatan penanaman pohon ini masyarakat mendapat penghasilan tambahan.

Ini karena pemerintah daerah selaku pengelola kegiatan melibatkan masyrakat untuk membantu menanam atau memelihara,’’ ucapnya.

Dikatakan Sami, kegiatan penanaman pohon mangrove tidak hanya menjadi solusi mengurangi lahan tidur. Tetapi juga membuat suasana pemandangan di kawasan ekowisata semakin indah. (*/K-2)

 

 

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua