• Hari ini : Senin, 23 Juli 2018

Siswa Terindikasi Zenith, Tak Lebih 10 Orang

10-3-klm-murid

Kasongan, KP – Kepala SMA Negeri 1 Katingan Tengah Iskardi, membantah jika sebanyak 54 siswanya secara keseluruhan terindikasi mengkonsumsi obat carnophen.

Iskardi menegaskan, jika siswa yang benar-benar pernah mengkonsumsi carnophen (zenith) tak lebih dari sepuluh orang.

“Saya klarifikasikan berita yang dimuat dalam media massa tentang 54 pelajar SMAN 1 Katingan Tengah yang mengkonsumsi zenith itu tidak benar mereka semua pernah mengkonsumsi carnophen.
Meski memang ada sebagian siswa yang mengakui pernah mengkonsumsi obat tersebut, namun itu tidak lebih dari sepuluh orang,’’ tegas Iskardi kepada KP Minggu (13/11), via seluler.

Bahkan, ungkapnya, setelah pihak sekolah melakukan konfirmasi ulang dengan para siswa yang bersangkutan, mereka yang digiring pada saat razia penjaringan narkoba beberapa waktu lalu, para siswa ada yang dirayu bahkan dipaksa oleh personil Satpol PP dengan alasan tidak apa-apa.

Padahal sebagian siswa tersebut mengaku cuma pernah merokok, dan ada yg pernah miras tapi bukan pemakai zenit.

“Memang ada yg mengaku pernah memakai zenit, tapi sudah lebih dari satu tahun yang lalu. Dan waktu razia tidak terdapat barang bukti, dan kami merasa kasihan kepada siswa (yang tidak pernah mengkonsumsi carnophen) dan keluarga yang fotonya terpampang dimedia. Padahal mereka tidak pernah memakai obat itu, ini menjadi beban moral bagi mereka,’’ ucapnya.

“Dengan klarifikasi ini saya tegaskan sekali lagi bahwa yang mengkonsumsi obat carnophen tersebut tidak sebanyak 54 orang, namun tidak lebih dari sepuluh orang.

Sebenarnya ini akibat kesalahan personil Satpol PP yang harusnya lebih selektif menjaring dan memilah siapa yang mengkonsumsi zenith, merokok, pernah minuman keras atau lainnya,’’ tegas Iskardi.

Seperti diberikan sebelumnya, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Katingan melakukan razia narkoba terhadap pelajar di lingkungan SMA Negeri 1 Katingan Tengah, Jumat (11/11) pagi di Desa Tumbang Samba.

Sangat miris hasil razia tersebut menjaring sebanyak 50 pelajar pria dan empat pelajar wanita. (isn/K-4)

error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua