• Hari ini : Minggu, 23 September 2018

Sopir Angkot Diberi Seragam dan Tanda Pengenal

Sopir angkot Banjarbaru kini punya baju seragam dan tanda pengenal. (*)
Sopir angkot Banjarbaru kini punya baju seragam dan tanda pengenal. (*)

Banjarbaru, KP – Sub Terminal Simpang Empat Banjarbaru, Senin pagi (25/7) mendadak ramai. Puluhan angkot yang izin trayeknya dikeluarkan Pemko Banjarbaru berkumpul. Para sopir mendapatkan baju dan tanda pengenal serta stiker nomor lambung dan trayek.

Ketua Organda Banjarbaru Sukidjo menjelaskan, program ini adalah kerjasama pihaknya dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) setempat. Esensinya guna membenahi pelayan angkutan umum.

“Dengan adanya seragam untuk sopir dan tanda pengenal, saya yakin penumpang merasa lebih aman. Kemudian kami pasang juga tarifnya agar lebih transparan,” katanya.

Adapun yang diberikan kepada sopir berupa baju biru, tanda pengenal, stiker trayek, stiker tarif serta stiker nomor lambung. Menurut Sukidjo, dengan berbagai stiker, terutama soal tarif, penumpang bisa melapor jika sopir mengenakan tarif diatas ketentuan.

Sekretaris Organda Muhammad menambahkan, pemberian baju dan identitas, juga langkah awal persiapan pembentukan badan hukum bagi angkot. Sesuai aturan, angkot tidak boleh dimiliki pribadi, tapi harus lembaga berbadan hukum, seperti perusahaa atau koperasi.

“Kita sedang dalam tahap persiapan membentuk koperasi organda,” imbuhnya.

Kasi Angkutan Dishubkominfo Banjarbaru Adi Surya Noor menjelaskan, setiap hari sopir wajib mengenakan baju dan tanda pengenal. Jika masyarakat melihat ada sopir tidak dilengkapinya, bisa jadi yang bersangkutan sopir ilegal.

Adi menjelaskan, di Banjarbaru ada 115 angkot. Mereka melayani dua trayek yakni Trayek A sebanyak 50 angkot melayani rute Martapura-Liang Anggang dan Trayek B sebanyak 65 melayani rute Martapura-Cempaka. (wan/K-5)

loading...
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua