• Hari ini : Kamis, 26 April 2018

Sopir Hingga Penyimpan ‘Pil Jin’ di Plapon Diringkus

9--- 4 klm 10 cm  tsk banjar gabung foto1, 2 - upl

Martapura, KP –Jalan Polres Banjar dan Polsek setempat meringkus sopir pembawa shabu hingga pengedar `pil jin’ (Zenith), yang disembunyikan di plapon rumah.

Dari keterangan, untuk penangkapan, Senin lalu (1/8) sekitar pukul 10.00 WITA, dilakukan anggota Unit Reskrim Sektor Karang Intan yang meringkus Rudi Amrullah (30) warga Desa Sungai Arfat Rt 02 Kecamatan Karang Intan.

Dari pelaku yang sudah menjadi tarhet operasi diamankan petugas di rumahnya ditemukan barang bukti berupa 3.845 butir pil.

Sementara dilain tempat, Unit Reskrim Sektor Gambut juga berhasil mengamankan dua pelaku yang memiliki shabu-shabu.

Kedua pelaku diamankan di Jalan Gubernur Subarjo Desa Malintang Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, sekitar pukul 19.00 WITA.

Pelaku Bahrudin (35) warga Jalan Sarigadung Kecamatan Palajau Kabupaten Tanah Bumbu dan Zulkifli alias Ijul (31) warga Jalan Pelajau Km 4,5 Perum Datar Laga Kecamatan Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kedua pelaku diamankan saat mengendarai sebuah mobil pickup,’’ kata Kapolres Banjar AKBP Kukuh Prabowo melalui Kapolsek Gambut, AKP Sakun.

Petugas sita barang bukti satu paket shabu dengan berat 3,37 gram, satu buah sobekan plastik warna hitam, satu buah hp dan satu buah mobil pickup DA 9942 ZF.“Shabu disimpan pelaku dibawah handrem mobil,’’ ujarnya lagi.

Sedangkan untukdari Unit Reskrim Mapolsekta Martapura Kota meringkus M Faisal Ariansyah (21) warga Jalan Menteri Empat Gang Setia Abadi Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar.

Pelaku kedapatan menyimpan ratusan butir Zenith di plapon kosan di Jalan Pendidikan Gang Komando Kelurahan Sekumpul Kecamatan Martapura Kota.

Dari tangan pelaku didapat barang bukti berupa uang sebanyak Rp1.300.000 dan obat merk Carnophen jenis panda sebanyak 31 keping atau 310 butir.

“Pelaku waktu pernah diamankan diperingati agar tidak memakai atau menjual Carnophen / Zenith lagi, dan saat itu hanya ditemukan beberapa butir dan pelaku mengaku untuk mengkonsumsi sendiri.

“Kami tidak menahannya. Namun kami minta membuat surat pernyataan saja, tapi sekarang dia malah penjual,’’ jelas Kapolsek Martapura Kota, AKP Hj Amalia Afifi. (K-4)

Tag:,
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua