• Hari ini : Minggu, 25 Februari 2018

Sosialisasi Penguatan Dasawisma Digelar

SOSIALIASI – Penguatan Dasawisma di HSS. (KP/Norda Simah)

Kandangan, KP – Tim Penggerak PKK kabupaten Hulu Sungai Selatan menggelar sosialisasi penguatan dasawisma Kecamatan tahun 2017.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh bupati HSS H Achmad Fikry, di Aula Kantor Kecamatan Kandangan, Senin (23/10), dihadiri Camat Ronaldy Saputra, Pengurus TP PKK kabupaten HSS dan Ketua TP PKK kecamatan se kabupaten HSS.

Wakil Ketua TP PKK HSS Hj Zaitun Ardiansyah, melaporkan, kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan TP PKK kecamatan, desa, kelurahan terkhusus Ketua kelompok dasawisma serta penertiban administrasi dasawisma.

Disebutkan, peserta yang mengikuti sosialisasi terdiri dari Ketua TP PKK desa dan Kelurahan dan Ketua Dasawisma.

“Ada sekitar 1.557 terdiri dari 10 orang perwakilan desa dan kelurahan serta tujuh orang perwakilan dari Tim Penggerak PKK Kecamatan,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk tempat pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan penguatan dasawisma ini dilaksanakan di sebelas kecamatan.

Ketua TP PKK Kab HSS Hj Isnaniah Achmad Fikry mengatakan, bahwa, dasawisma sebagai salah satu wadah kegiatan masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam pelaksanaan program-program kegiatan gerakan PKK ditingkat Desa.

“Hal ini nanti akan berpengaruh pula pada kegiatan gerakan PKK di tingkat kecamatan dan Kabupaten,” ujarnya.

Selain itu, kata Isnaniah, peran dasawisma adalah mewujudkan keluarga sejahtera, dengan begitu keberadaan dasawisma akan mempermudah koordinasi dan jaringan sehingga program-program PKK maupun yang melibatkan PKK dapat berjalan tepat sasaran.

Sementara, Bupati H Achmad Fikry, mengatakan, dilihat jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi lumayan besar, berjumlah 1.557 se kabupaten HSS.

Itupun baru Ketua Kelompok, dan jika satu kelompok disetiap desa memiliki anggota 10 orang, maka jumlah akan banyak lagi.

“Ini kekuatan yang sangat dahsyat dengan jumlah anggota capai 15.000 orang lebih ketua dan kelompok dasawisma,” sebutnya.

Menurutnya, idealnya memang semua desa dan kelurahan harus terbentuk kelompok dasawisma. Dan, untuk lebih ingin mendalami bagaimana penerapan dasawisma yang bagus, mari kita belajar dengan Desa Ida Menggala Kecamatan Sungai Raya yang telah menorehkan prestasi di Tingkat Provinsi KALSEL.

“Bagaimana mengelola dasawisma yang baik, study bandingnya tidak usah jauh-jauh, cukup ke Desa Ida Manggala Kecamatan Sungai Raya”, pungkas bupati. (rel/K-6)

 

Tag:
error: Kalimantan Post - Asli Koran Banua