Kalimantan Post - Koran Asli Banua

Update Terakhir :08:29:53 AM GMT

Headlines:
>> Sport Basket Phoenix Suns Sapu Bersih Spurs

Phoenix Suns Sapu Bersih Spurs

E-mail Cetak PDF

San Antonio, Texas, KP  - Phoenix Suns secara meyakinkan berhasil menyapu bersih empat kemenangan atas tuan rumah San Antonio Spurs untuk melaju ke babak final wilayah kompetisi basket NBA.
Pada pertemuan keempat dari rencana tujuh kali pertemuan (best-of-seven), Minggu (Senin WIB), Phoenix mencatat kemenangan 107-101 sehingga unggul 4-0.

Steve Nash menyumbang 20 angka untuk Phoenix, meski harus bermain dengan kondisi mata kanan bengkak gara-gara kena sikut Tim Duncan pada kuarter ketiga.

Setelah mendapat perawatan tim dokter, penampilan Nash lebih mirip seperti seorang petinju dibanding pemain basket.

"Ia (Nash) lebih mirip Ray Boom Boom Mancini," kelakar Grant Hill, mengomentari penampilan rekannya Nash yang menyumbang 10 dari total 30 perolehan angkanya pada kuarter keempat.

"Kondisi seperti itu membuatnya bisa fokus karena ia melakukan lemparan dengan satu mata," kata Hill menambahkan.

Cedera yang terjadi pada Nash juga pernah terjadi di semifinal wilayah barat pada 2007, ketika hidungnya mengucurkan darah setelah bertabrakan dengan pemain San Antonio, Tony Parker, pada pertandingan pertama.

Ketika itu Suns tidak bisa berbuat banyak dan menyerah, namun kali ini Nash tidak mau mengulangi kekalahan tersebut.

"Kami sudah sering kalah melawan San Antonio dan sekarang kami punya banyak peluang bagus. Saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk tim," kata Nash usai pertandingan.
Pelatih Spurs, Gregg Popovich pun kemudian memuji penampilan Nash.

"Ia telah menunggu lama untuk meraih kemenangan seperti ini. Saya benci dia, tapi saya harus akui bahwa ia memang punya kelas," kata Popovich bercanda.

Angka tertinggi untuk Phoenix Suns dicetak Amare Stoudemire dengan 29 angka, sekaligus mengantar timnya meraih kemenangan pertama di babak dari lima kali pertemuan di babak playoff sebelumnya.

Tony Parker memimpin Spurs dengan mencetak 22 angka, tapi tetap tidak menyelamatkan timnya disapu bersih 0-4 untuk pertama kalinya sejak 2001.

"Saya tetap bangga dengan perjuangan yang telah kami lakukan. Memang susah untuk menjaga para pemain lawan selama 48 menit permainan," kata Popovich.

George Hill yang menyumbang 17 angka, sempat memberikan harapan bagi Spurs ketika mencetak tiga angka melalui lemparan bebas untuk memperkecil ketinggalan dengan selisih hanya dua angka pada 26,5 detik terakhir.

Tapi Spurs gagal memaksa perpanjangan waktu setelah usaha lemparan tiga angka Manu Ginobili tidak membuahkan hasil. Harapan San Antonio untuk merebut gelar juara NBA keempat kalinya pun akhirnya kandas.

"Lemparan mereka sangat akurat, pertahanan mereka juga sangat ketat. Malam ini kami banyak kehilangan peluang untuk mencetak angka, sementara mereka bisa bangkit dan sering mencetak lemparan tiga angka," kata Duncan.

Dengan kemenangan mudah tersebut, Phoenix diuntungkan karena mempunyai waktu lebih panjang untuk beristirahat menjelang pertemuan final wilayah menghadapi pemenang antara juara bertahan Los Angeles Lakers dan Utah Jazz.

Sementara itu Lakers sementara masih unggul 3-0 dan juga berpeluang untuk menyapu bersih empat kemenangan atas Utah Jazz, Senin (Selasa WIB).

Selama ini, belum ada satu tim pun dalam sejarah yang mampu untuk membalikkan kondisi setelah tertinggal 0-3. (ant/k-9)